SOLUSI PROBLEMATIKA UMAT DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN

Authors

  • Ali Mursyid Institut Ilmu al-Qur’an (IIQ) Jakarta
  • Arison Sani Institut Ilmu al-Qur’an (IIQ) Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.54625/elfurqania.v2i01.1420

Keywords:

kemiskinan, kaum du’afa’, konflik sosial, solusi al-Qur’an

Abstract

Tulisan ini adalah hasil peneletian yang diselenggarakan dengan tujuan mencari solusi terbaik bagaimana menyelesaikan problematika umat yang semakin beragam, dengan berlandaskan pada al-Qur’an. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini, dibatasi pada tiga masalah berikut: (1) Bagaimana ayat-ayat al-Qur’an memberi solusi pada persoalan kemiskinan umat Islam? (2) Bagaimana al-Qur’an memberi solusi pada persoalan kaum d}u’afa di tengah-tengah masyarakat? (3) Bagaimana al-Qur’an memberi solusi pada konflik sosial yang akhir-akhir ini banyak terjadi? Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan jenis data kualitatif, Penelitian ini juga adalah jenis penelitian pustaka yang datanya diperoleh malalui penelusuran kepustakaan. Dalam penggalian dan analisa data, digunakan metode Tafsir Maud}u>’i> (tematik), sementara itu pendekatan yang digunakan adalah pendekatan teologi dan pendekatan sosiologi. Setelah melalui pembahasan, penelitian ini menghasilkan tiga hal; Pertama, tentang solusi al-Qur’an bagi problem kemiskinan, yang dibagi  dalam ranah individual, keluarga masyarakat dan negara. Pada ranah individual, untuk mengatasi problem kemiskinan, al-Qur’an mendorong muslim untuk bekerja keras. Pada ranah keluarga, menghadapi problem kemiskinan, al-Qur’an mewajibkan kepada setiap orang untuk menyantuni pihak yang memang wajib dinafkahi dalam suatu rumpun keluarga, terutama mereka yang kurang mampu. Pada ranah masyarakat, untuk mengatasi problem kemiskinan, al-Qur’an mensyariatkan zakat. Pada ranah pemerintah, al-Qur’an mewajibkan pemerintah untuk menyejah-terakan warganya. Kedua, solusi al-Qur’an bagi kaum d}u’afa>’. Dalam hal ini al-Qur’an menyebut hak-hak kaum d}u’afa, kewajiban kita untuk memperhatikan mereka, imbalan dari Allah jika kita memperhatikan mereka, akibat jika kita menelantarkan mereka, dan juga mengenai cara memberdayakan mereka. Ketiga, solusi al-Qur’an untuk konflik sosial. Dalam menghadapi konflik sosial, al-Qur’an mengajarkan bahwa dalam menangani konflik, diperlukan etika. Al-Qur’an menganjurkan budaya kerja tim guna mengurangi konflik dan memupuk persaudaraan. Al-Qur’an menawarkan musyawarah sebagai mekanisme penyelesaian konflik. Selain itu, perdebatan yang baik juga bisa digunakan. Al-Qur’an juga memberi kesempatan untuk mengambil tindakan tegas jika cara damai tidak menyelesaikan masalah.

References

Ashgar Ali Enginer, Islam and Liberation Theology: Essay and Liberative Elements in Islam, terj. Islam dan Teologi Pembebasan, Yogyakarta: LKiS, 2004
Abdul Djalal, Urgensi Tafsir Maudlu’i Pada Masa Kini, Jakarta: Kalam Mulia, 1990
Abd al-Hayy al-Farma>wi>, al-Bida>yah fi> al-Tafsi>r al Maud}u>‘i>, Kairo: Mathba’ah al-Hadarah al¬-Arabiyah, 1977
Abd al-Hayy al-Farma>wi>, Mu’jam al-Alfa>z} wa al-A’la>m al-Qur’a>niyah, Kairo: Da>r al-‘Ulu>m, 1968
Ahmad Baidowi, “Terorisme dan Perdamaian dalam Islam” dalam buku Alim Ruswanto dan Abdul Mustaqim (ed.), Antologi Isu-isu Global dalam Kajian Agama dan Filsafat, Yogyakarta: PPS UIN Sunan Kalijaga dan Idea Press, 2010
Al-Qurthubi, Al-Ja>mi’ al-Ahka>m Beiru>t: Da>r Fikr, 1999, jilid 8
Alim Ruswanto, “Islam untuk Resolusi Konflik dan Pembangunan Perdamaian”. Alim Ruswanto dan Abdul Mustaqim (ed.), Antologi Isu-isu Global dalam Kajian Agama dan Filsafat,Yogyakarta: PPS UIN Sunan Kalijaga dan Idea Press, 2010
Ali Mursyid, Al-Qur’an dan Kemiskinan Umat, Jurnal al-Fanar, Tafsir Hadits Fakultas Ushuluddin IIQ Jakarta, Vol. 1, No. 2, Desember 2009
Al-Qudsi, Syarifah Hayati Syed Ismail & Abu Bakar, Mohd Mauli Azli Bin, Etika Penyelesaian Konflik dalam Pentadbiran Islam: Suatu perbandingan. Malaysia, University of Malaya, Jurnal Syariah, TT
Ariejo Isnoer Narjono, Manajemen Konflik Organisasi dalam Pandangan Islam, Jurnal JIBEKA, Vol. 8 No.1 Februari 2014, STIE ASIA Malang.
Benni Setiawan, Agama dan Kemiskinan, Republika edisi 02 Februari 2008
Didin Hafidhuddin, Zakat Sebagai Tiang Utama ekonomi Syariah, Makalah disampaikan pada acara Seminar Bulanan Masyarakat ekonomi Syariah, Jakarta, Aula bank Mandiri Tower, 2006
Faizah Ali Syibromalisi, Dhu’afâ dan Mustadh’af^in di dalam Islam, dalam http://www.pesantreniiq.or.id/index.php/artikel/294-dhuafa-dan-mustadhafin-dalam-islam
Hardiansya Suteja, Kepedulian Sosial Menurut Al-Qur’an. sumber: www. wordpress.com, edisi 21 Desember 2007
Luis Ma’luf, al-Munjid fi> al-Lughah wa al-A‘la>m, Beirut: Da>r al-Mashriq, , 1987
Moch. Nurhakim, Islam Tradisi Reformasi: PragmatismeAgama dalam Pemikiran Hasan Hanafi, TK: Bayumedia Publishing, 2003
Muhammad Shahrur, al-Kita>b wa Al-Qur’a>n, Qira>’ah Mu’a>s}irah, Damaskus: TP, TT
Muhammad Quraish Shihab, “Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat” dalam Membumikan al-Qur’an, Bandung: Mizan, 2003
Muhammad Quraish Shihab, Wawasan al-Qur’an: Tafsir Maudhu’i atas Pelbagai Persoalan Ummat, Bandung: Penerbit Mizan, TT
Muhammad Husain Haekal, Sejarah Hidup Muhammad, terjemah Ali Audah ,Jakarta: Balai Pustaka, 1980
Richard Osborne & Borin Van Loon, Mengenal Sosiologi For Beginner. Bandung: Mizan, 1996
Suroyo, dkk, Agama dan Kepercayaan membawa Pembaruan., Jogjakarta: Kanisius, 2006
Siahaan, N.H.T., Hukum Lingkungan dan Ekologi Pembangunan, Jakarta: Erlangga, 2004
Sarif, Suhaili; Noordin, Kamaruzaman & Abdullah, Ahmad Sufian Che, Managing Organizational Conflict from Islamic perspective. Malaysia, University of Malaya, Jurnal Syariah,12:2, p.107s/d 122,2004.OnLine:http://myais.fsktm.um.edu.my/6980/1/Managing_Organization Conflict From Islamic Perspective.pdf. Diakses Tanggal 25 september 2013
Sya’labi, al-Nubuwwah wa al-Anbiya>’, (Beiru>t: Da>r al-Fikr, TT
Soerjono Soekanto, Sosiologi Suatu Pengantar, Jakarta: Rajawali Press, 1982
Samuel P. Huntington, Benturan Antarperadaban dan Masa Depan Politik Dunia, terjemah M. Sadat Ismail, Yogyakarta: Qalam, 2001
Tim Penyusun, “Pemberdayaan Kaum Miskin” dalam al-Qur’an dan Pemberdayaan Kaum D}u’afa>’, Jakarta: Lajnah Pentashihan al-Qur’an Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama RI, 2008
Tim Penyusun, “Konflik Sosial”, dalam al-Qur’an dan Isu-isu Kontemporer I, Jakarta: Lajnah Pentashihan al-Qur’an Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, 2012
Tim Penyusun, “Transplantasi Organ Tubuh”, dalam al-Qur’an dan Isu-isu Kontemporer II, Jakarta: Lajnah Pentashihan al-Qur’an Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, 2012
Tim Penyusun Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, TT

Downloads

Published

2010-02-10

How to Cite

Mursyid, A., & Sani, A. (2010). SOLUSI PROBLEMATIKA UMAT DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN. El-Furqania : Jurnal Ushuluddin Dan Ilmu-Ilmu Keislaman, 2(01), 61–87. https://doi.org/10.54625/elfurqania.v2i01.1420