Lembaga Kekuasaan Kehakiman dan Peradilan Islam

  • DJOKO SUTRISNO, S.H. M.Hum Alfatih

Abstract

Di zaman Rasulullah SAW., masyarakat pencari keadilan dan kebenaran sangat mendabakan adanya Lembaga peradilan menurut konsep Islam yaitu berdasarkan Al-Qur’an dan Al-Hadhits untuk menyelesaikan segala permasalahan atau sengketa antara umat. Oleh rasulullah dibentuklah suatu lembaga-lembaga kekuasaan kehakiman Islam yaitu : Kekuasaan Al-Qadha, Kekuasaan Al-Hisbah dan Kekuasaan Madzalim. Di Indonesia kita sebut Lembaga Bantuan Hukum. Lembaga –lembaga tersebut dilaksanakan pada jaman kekuasaan/ pemerintahan Islam dengan tujuan untuk menegakan keadilan dan melindungi masyarakat dari kezaliman dan kesewenang-wenangan dari pihak lain, dan penguasa atau para pejabat pada masa itu. Lembaga ini dibentuk karena sering terjadi perlakuan yang tidak adil, baik dalam masalah muamalah, maupun masalah jinayah . Seperti sering munculnya masalah yang berkaitan dengan masalah kecurangan dalam perdagangan (pengurangan takaran / timbangan, sengketa tanah hak milik dan sebagainya. Juga dalam masalah jinayah sering terjadi penganiayaan yang dilakukan oleh penguasa terhadap rakyatnya, masalah pembunuhan, penipuan, dan pelanggaran hak yang dilakukan oleh seseorang terhadap hak orang lain. Untuk penyelenggaraan pemerintahan yang adil, aman, dan damai serta sejahtera maka hukum harus ditegakkan Bagi siapun yang melanggar dan tidak pandang bulu siapa yang salah harus dikenai sanksi sesuai dengan tingkat kesalahannya. Semua orang dipandang sama dihadapan hukum, setiap orang yang dikenai sanksi harus merasa iklas untuk menerimanya.
Published
2015-01-01