Cerai Gugat Di Kalangan Pegawai Negeri Sipil Pada Tahun 2013 (Studi Kasus Pengadilan Agama Kabupaten Kediri)

  • Muhammad Syifa'ul Umam
  • Lailatul Fazriyah
Keywords: cerai, gugat, pegawai negeri sipil

Abstract

Pegawai Negeri Sipil adalah kalangan yang berpendidikan dan mempunyai penghasilan tetap, sertatidak dipandang sebelah mata oleh masyarakat sekitar, bisa dikatakan mempunyai kedudukan tinggi dilingkungan masyarakat. Namun, kenapa belakangan ini banyak yang memberitakan bahwa meningkatnyaperceraian yang pelakunya adalah dari Pegawai Negeri Sipil. Kejadian itu menjadi daya tarik tersendiriuntuk dikaji lebih dalam. Dengan demikian, Peneliti tertarik untuk menulis penelitian yang berjudul: “CeraiGugat Dikalangan Pegawai Negeri Sipil Pada Tahun 2013 (Studi Kasus di Pengadilan Agama KabupatenKediri)”.Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus kepada objekyang akan diteliti. Penelitian dilakukan di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri. Keterangan Narasumberyang telah diwawancarai menunjukan bahwa alasan-alasan mereka menggugat cerai suaminya sudahsesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku. Cerai gugat adalah perkara yang sudah tetapkanoleh Pengadilan Agama, sebagai Penggugatnya adalah Istri dan Tergugatnya adalah suami. Perkara ceraigugat akan diputus Pengadilan Agama jika sudah sesuai dengan peraturan Hukum Islam maupun undangundangyang berlaku di Indonesia.Hal-hal Yang Menjadi Penyebab Terjadinya Perkara Cerai Gugat Dikalangan Pegawai Negeri Sipil:1. Tergugat tidak bisa memberi nafkah secara layak kepada Penggugat karena Tergugat bekerja hanyauntuk dirinya sendiri tanpa memperhatikan Penggugat dan Rumah Tangga; 2. Tergugat sebagai seorangkepala Rumah Tangga tidak dapat dijadikan contoh dan teladan yang baik bagi Penggugat dan keluargakarena Tergugat sering bersikap kasar kepada Penggugat tanpa sebab dan alasan yang jelas; 3. Tergugatmenjalin cinta dengan wanita lain; 4. Tergugat melakukan kekerasan dalam rumah tangga; 5. Tergugatberfoya-foya, menghambur-hamburkan uang, judi dan sebagainya.
Published
2018-01-12
Section
Articles