Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi <p>Jurnal Ats-Tsaqofi : Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam diterbitkan oleh&nbsp;Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang Indonesia</p> <p>&nbsp;</p> <p>E-ISSN :&nbsp;2686-5289</p> <p>P-ISSN :&nbsp;2686-5270</p> en-US 123choirulanam@gmail.com (Choirul Anam) muhammadzamroji89@gmail.com (Muhammad Zamroji) Tue, 22 Jun 2021 02:01:24 +0000 OJS 3.1.2.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Ulul Albab Perspektif Al-Qur'an (Kajian Maudlu'iy dan Integrasi Agama Dan Sains) http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4405 <p>Thematic discussion about ulul albab in the Qur'an is always interesting to do because it reminds Muslims of the importance of this ulul albab figure. Because this ulul albab figure who became the world has developed in a balanced way between knowledge and worship with the concepts of <em>tafa</em><em>k</em><em>kur</em> and <em>tasyakkur</em>. To study more deeply, the Ulul Albab study in this study was carried out using the maudhu'iy method by collecting thematic verses scattered in various letters to become more focused and systematic. The technique used is to describe thematic poems about ulul albab plus the qoul ulema of tafsir who are concerned in this study and the thoughts of Ian G Barbour in terms of the integration of religion and science. The results of the literature research conducted are that three activities, concepts, and characteristics must exist in the figure of ulul albab. Namely, main activity (main activity), object activity (activity object), and strategy of action (strategy). These three aspects must be realized in the person of Ulul Albab as a form of personal manifestation who can reflect deeply on natural and social phenomena, which encourages him to develop knowledge, based on total submission to the greatness of God, in this case, the Ulul Albab person must integrate dhikr, thought, good deeds and knowledge. Ian G Barbour stated that there is a need for a systematic synthesis in integrating religion and science in this integration process.</p> Dwi Hidayatul Firdaus Copyright (c) 2021 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4405 Wed, 23 Jun 2021 00:39:21 +0000 Efektifitas Penerapan Metode Team Assisted Individualization (TAI) Dalam Meningkatkan Pemahaman Bacaan Di Madrasah Diniyah Ulul Albab Blaru Badas Kediri http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4404 <p>Dalam mengajar bahasa khususnya bahasa Arab, hendakanya guru menggunakan metode pengajaran yang sesuai dengan materi pengajaran dan kemampuan siswa agar proses belajar mengajar belajar dapat berjalan efektif, efesien dan menyenangkan.</p> <p>Metode <em>Team Assisted Individualization </em>(TAI) merupakan salah satu tipe dari pembelajaran kooperatif, yaitu pengajaran individual dibantu oleh kelompok. Melalui metode tersebut, guru dapat mengarahkan siswa pada kerjasama kelompok yang bersifat heterogen untuk menyelesaikan tugas kelompok yang sudah disiapkan oleh guru dan selanjutnya diikuti dengan pemberian bantuan secara individu bagi siswa yang memerlukannya.</p> <p>Oleh karena itu, penulis mengajukan judul tersebut untuk mengetahui beberapa persoalan yang penulis kaji dalam skripsi ini, yaitu : Bagaimana penerapan metode TAI dalam meningkatkan pemahaman bacaan Di Madrasah Diniyah Ulul Albab Blaru Badas Kediri, Bagaimana kemampuan bacaan siswa dan bagaimana efektifitas penerapan metode TAI dalam meningkatkan pemahaman bacaan Di Madrasah Diniyah Ulul Albab Blaru Badas Kediri</p> <p>Untuk mengidentifikasi permasalahan tersebut secara mendalam dan menyeluruh, penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kuantitatif. Selanjutnya untuk memperoleh data yang di inginkan penulis menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan tes uji coba sebelum dan sesudah pembelajaran berlangsung. Adapun jenis penelitian ini merupakan penelitian uji coba (<em>eksperiemen</em>), yaitu dengan memberikan pretest-posttest sebelum dan sesudah perlakuan (<em>treatment</em>) di berikan.</p> <p>Hasil penelitian ini adalah, penulis menemukan bahwa : Penerapan metode <em>Team Assisted Individualization </em>(TAI) dalam meningkatkan pemahaman bacaan Di Madrasah Diniyah Ulul Albab Blaru Badas Kediri tergolong baik karena disamping guru menggunakan metode yang variatif dalam mengajar, di sekolah juga terdapat sarana pembelajaran seperti Lab Bahasa, Televisi, Perpustakaan dan lain-lain. Adapun kemampuan bacaan siswa Di Madrasah Diniyah Ulul Albab Blaru Badas Kediri berbeda-beda, yaitu sebagaian dari mareka ada yang mahir dan ada juga yang lambat dalam memahi materi yang di berikan oleh guru. Sedangkan penggunaan metode <em>Team Assisted Individualization </em>(TAI) dalam meningkatkan pemahaman bacaan tergolong efektif, hal tersebut dapat dilihat dari hasil pretest-posttest yaitu 233-286 dan dari hasil analisa data melalui rumus uji t yaitu 9,71, hasil tersebut menunjukkan adanya perubahan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan.</p> Ibnu Mas'ud Luthfi Copyright (c) 2021 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4404 Tue, 22 Jun 2021 03:26:16 +0000 Theoretical Study of the Division of Semitic Language Dialects: The Types and functions in society http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4393 <p>Since the late nineteenth century the concept of language has changed its nature, function and study. This change has brought about successive efforts made by Western scholars to study most of the world’s languages, descriptions, history and comparisons. As a result of these efforts in the linguistic field, the study of language became a science.Linguistics in its simplest definition is the study of language in a scientific way. This definition means that linguistic studies are objective and not subjective impressionism. And language has evolved over time, and some of its elements have changed as it spread due to internal or external causes. The language branched into dialects and languages ​​until linguistic factions arose in the world. And the language developed both phonetically and as a sign. This research speaks of the branching of languages ​​into dialects and then the formation of those dialects themselves with their types.There are languages that spread in large areas and in some case have become the language of the state. While languages do not spread and are used by only a few people.the reasons for the spread of languages into many types are (1) the clash of language in conflict with another language or languages, (2) the movement of members of the people, and (3) the availability of a group of reasons favorable to natural growth. Or in the opinion of the latest political, psychological, geographic, popular or physiological factors.</p> Iis Makhisoh, Abdur Rouf Hasbullah Copyright (c) 2021 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4393 Tue, 22 Jun 2021 03:13:04 +0000 Peran Amaliyah Tadris Dalam Menumbuh-Kembangkan Potensi Santri Menjadi Ustadz http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4392 <p>Guru sebagai tenaga pendidik harus memahami hal-hal yang bersifat teknis terutama kegiatan mengelola dan melaksanakan interaksi belajar mengajar. Maka kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap calon guru salah satunya adalah kemampuan melaksanakan program pengajaran yang merupakan salah satu kriteria keberhasilan kependidikan prajabatan guru. Dan pada dasarnya santri/siswa Madrasah Aliyah “Wali Aminah” sedikit banyak telah mengetahui tentang pendidikan dan pengajaran serta pengalaman-pengalaman mengajar baik di sekolah maupun di luar sekolah.</p> <p><em>Amaliyah</em> <em>tadris</em> yang ada di Madrasah Aliyah “Wali Aminah” ini sangat membantu bagi calon guru untuk lebih mendalami tentang strategi, metode dan langkah-langkah mengajar. Dengan praktek mengajar atau <em>amaliyah</em> <em>tadris</em> siswa/ santri dapat menyumbangkan dan mengembangkan ilmunya sesuai dengan profesi yang dimilikinya. Maka bagi calon guru yang melaksanakan praktek mengajar atau <em>amaliyah</em> <em>tadris</em> harus benar-benar dihayati secara baik dalam rangka menyumbangkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan</p> M. Luthfi Afif Al Azhari Copyright (c) 2021 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4392 Tue, 22 Jun 2021 03:01:23 +0000 Leadership And Managerialship http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4389 <p><em>Management is an activity that uses other people in achieving a goal. The success of an organization depends on several factors including leadership in the organization. The function of the leader / manager is to provide motivation to all existing members in the organization, thus it can be expected that all members of the organization can perform their duties properly so that organizational goals can be achieved. In management, humans are those who carry out what is called: planning, organizing, staffing, budgeting, acuating, monitoring, and corecting. Another important factor in leadership must be realized that leadership is a set of moral qualities, intellectual qualities, and human knowledge of a person, which gives a possibility to move other people to carry out the tasks assigned. Thus management and leadership are an inseparable element. good and successful leadership will make the management process run smoothly without significant obstacles.</em></p> Muhammad Zamroji Copyright (c) 2021 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4389 Tue, 22 Jun 2021 00:00:00 +0000 Marketing Of Islamic Education Institutions Of Services http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4390 <p>The development of technology in the era of industrial relovation 4.0 brings convenience and shifts in various things, one of which is that educational institutions are required to be able to compete properly in meeting or even exceeding the wants and needs of society as users of educational services by making continuous improvements in all aspects of education to improve quality and quality of education.</p> <p>Educational institutions are understood as a production organization that produces educational services purchased by consumers. Products in the context of madrasah education services are services offered to customers in the form of reputation, prospects, and a variety of choices. Marketing of educational services is a strategy to improve the quality of education which is the most important element for the quality and progress of the level of education in an educational institution.</p> <p>Educational institutions that are able to survive and be able to win the competition for educational services are institutions that can offer a reputation, prospects, good quality education, and bright opportunities for students to make the choices they want. Marketing, which is used specifically in schools, is the analysis, planning, implementation and control of carefully formulated programs designed to generate voluntary exchange of values ​​with the target market / target market for educational services to achieve school goals.</p> Robi'ul Afif Nurul 'Aini Copyright (c) 2021 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4390 Tue, 22 Jun 2021 00:00:00 +0000 Peradaban Pendidikan Islam Oleh M. Quraish Shihab http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4269 <p><span class="JLqJ4b ChMk0b" data-language-for-alternatives="en" data-language-to-translate-into="id" data-phrase-index="0">Education is an important tool in Indonesia.</span> <span class="JLqJ4b ChMk0b" data-language-for-alternatives="en" data-language-to-translate-into="id" data-phrase-index="1">Education is one of the efforts to educate the nation's children and create intellectual minds.</span> <span class="JLqJ4b ChMk0b" data-language-for-alternatives="en" data-language-to-translate-into="id" data-phrase-index="2">With a clean mind and trust in Allah, an education will be well received.</span> <span class="JLqJ4b ChMk0b" data-language-for-alternatives="en" data-language-to-translate-into="id" data-phrase-index="3">Then how is the State's efforts from time to time to obtain an education for the provision of this world and the hereafter.</span> <span class="JLqJ4b ChMk0b" data-language-for-alternatives="en" data-language-to-translate-into="id" data-phrase-index="4">So that the result of this writing is an understanding and how to get a good education and have a good character in the Tafsir Al-Misbah discussed by the Quraish Shihab.</span></p> Riani Nur Fauzia, Ayang Nirmala Sari, Naili Mafazah Copyright (c) 2021 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4269 Mon, 22 Mar 2021 00:00:00 +0000 Analisis Literasi Membaca untuk Membangun Ilmu Pengetahuan Peserta Didik Usia Sekolah Dasar dalam Perspektif Islam http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4155 <p>Anak berhak mendapat pendidikan yang terbaik, karena apa yang ia lakukan bisa jadi dampak dari apa yang anak terima, apalagi jika ia mendapatkan imbas yang berulang ulang setiap hari dan tanpa sempat disadari menjadi kepribadian yang melekat pada dirinya. Literasi membaca berkaitan dengan kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik agar mereka dapat mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan baik. Dengan literasi membaca diharapkan peserta didik memperoleh berbagai informasi yang sesuai untuk menambah pengetahuan mereka.&nbsp;&nbsp;</p> <p>Sudut pandang &nbsp;Islam dalam proses penggalian ilmu pengetahuan, dan merujuk pada al-Qur’an dan as-Sunnah, kita akan meemukan betapa Islam memeberikan perhatian yang sangat besar terhadap pengembangan IPTEK. Pada dasarnya kebenaran yang mutlak itu hanya satu, yaitu kebenaran Yang Maha Benar. Antara ilmu pengetahuan dan agama sama-sama menggali ayat-ayat Tuhan. &nbsp;Namun, kurangnya keterampilan&nbsp; membaca dapat menghambat proses belajar sesui dengan prinsip Islam sendiri. Dalam Islam pengetahuan mengajarkan kepada pemeluknya untuk selalu giat mencari ilmu pengetahuan. Kemampuan membaca tidak bisa diperoleh secara instan. Semakin sering kegiatan membaca dilakukan maka semakin baik pula kemampuan membacanya.</p> <p>Tujuan utama pembahasan ini adalah sebagai salah satu bahan pertimbangan unttuk menyelesaikan problema pendidikan terkait dengan pembentukan ilmua penegetahuan anak usia sekolah dasa melalui literasi membca yang ditelaah dari sudut pandang Islam. Dengan adanya analisis ini diharapkan bagi semua penggerak poros pendidikan untuk memaami betapa pentingnya literasi membaca untuk menuntun generasi muda memperkaya aspek intelektual dan spiritual.</p> <p>Literasi membaca tidak hanya berkaitan dengan kemampuan untuk membangun makna dari berbagai teks, tetapi juga berkenaan dengan sikap yang mendukung kegiatan membaca agar kegiatan itu dapat meewujudkan setiap pribadi untuk mengembanggkan potensinya dalam kehidupan masyarakat yang literat dan terpelajar. Objek atau sasaran dari kegiatan membaca ini dapat berupa teks tertulis seperti ayat-ayat al-Qur’an dan teks-teks tertulis lainnya maupun teks tidak tertulis yang berupa alam sekitar atau disebut ayat-ayat kauniyah yang merupakan sumber ilmu pengetahuan</p> <p>Hasil dari analisis tersebut penulis dapat menyimpulkan bahwa (1) perluanya pembiasan untuk menanamkan literasi membaca kepada anak sejak usia sekoah,&nbsp; (2) Peserta didik pada tingkat sekolah dasar harus dapat memanfaatkan membaca bukan hanya untuk belajar tetapi juga dapat membangun makna. (3) Pandangan Islam terkait ilmu pengetahuan yaitu usaha memenuhi keperluan spiritual dan meraih kebahagiaan dalam kehidupannya. Prinsip itulah yang harus ditekankan sejak dini melalui literasi membaca.</p> Balqis Fauzatul Rohmah Copyright (c) 2020 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4155 Thu, 03 Dec 2020 05:50:11 +0000 ARABIC VOCABULARY TEACHING MATERIALS’ DEVELOPMENT FOR KINDERGARTEN CHILDREN http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4307 <p>Pengajaran bahasa Arab membutuhkan cara yang dapat memudahkan siswa memahami dan menguasai materi. Oleh karena itu, perlu adanya strategi pembelajaran yang mendorong siswa untuk belajar bahasa Arab. Salah satu cara untuk meningkatkan minat siswa dalam belajar adalah dengan metode interaktif. Tujuan dari penelitian ilmiah ini adalah mengembangkan materi kosakata bahasa Arab untuk anak TK. Penelitian ilmiah ini mengembangkan materi kosakata bahasa Arab untuk Taman Kanak-kanak. Tempat penelitian berada di Taman Kanak-kanak “Perwanida”. Metode penelitian ini diawali dengan investigasi tentang kebutuhan bahan ajar bahasa Arab di Taman Kanak-kanak “Perwanida”, dan setelah itu terciptanya bahan ajar berbentuk media audio visual Pada bagian akhir penelitian ilmiah ini, dihasilkan materi audio vusial yang dapat dipergunakan untuk mengenalkan bahasa Arab pada tahap taman kanak-kanak.</p> Iis Makhisoh, Nur Lathifah Copyright (c) 2020 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4307 Tue, 01 Dec 2020 00:00:00 +0000 PENGARUH PENDIDIKAN, PELATIHAN, DAN PENGEMBANGAN KARIER TERHADAP KINERJA GURU PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS AL FALAH SUMBER GAYAM KADUR PAMEKASAN MADURA http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4546 <p>This study aims to determine "The Influence of Education, Training and Career Development on Teacher Performance at Al-Falah Secondary School Sumber Gayam Kadur Pamekasan Madura". windows 17.00. The population in this study were teachers at Al Falah Senior High School, Sumber Gayam Kadur Pamekasan. A total of 21 respondents, because of the available population of 21 teachers as respondents, all of the population was at once a member of the sample, and henceforth this study was called population research. The results of the study Based on the results of the questionnaire/questionnaire to 21 respondents, the following multiple linear regression equation was obtained:</p> <p>Y = 0.139 + 0.358 X1 + 0.154 X2 + 0.699 X3 From the regression equation it can be explained that X1 Education, X2 Training, and X3 Development have an influence on teacher performance at&nbsp; High School Of High School Al Falah Sumber Gayam Kadur Pamekasan (Y). Simultaneous hypothesis testing (F test) shows F_count 12.63 &gt; F_table 3.07 which means that the independent variables are education X1, Training X2, and career development X3, together (simultaneously) have a significant effect on the dependent variable (Y), namely teacher performance. at High School Of High School Sumber Gayam Kadur Pamekasan. Partial hypothesis test (t test) shows education X1, obtained t¬_ count, 1.995 &gt; t, table 0.686. X2 training obtained t_count 0.857 &gt; t_table 0.686. The influence of career X3 is obtained t_count 5.175 &gt; t, table 0.686, which means that career development X3 is the most dominant in influencing teacher performance (Y) compared to other independent variables (X1, X2) at High School Of High School Al-Falah Sumber Gayam Kadur Pamekasan Madura.</p> mohammad khairul Umam Copyright (c) 2020 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4546 Tue, 01 Dec 2020 00:00:00 +0000 Manajemen Pendidikan Islam Pada Lembaga Pendidikan Islam http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4156 <p>Pendidikan Islam adalah pemikiran dasar tentang &nbsp;pendidikan secara umum yang diimbui nuansa dan pemikiran islami. Sistem yang komprehensif adalah ciri utama pendidikan Islam. Sebuah sistem yang struktural akan mengantarkan pola pendidikan Islam yang ideal. Berbicara mengenai sistem, segala aspek yang dilaksanakan oleh pelaksana akan dapat berjalan sistematis apabila mendapat kontrol dari pemimpinnya. Untuk itu, peran pemimpin dalam menjalankan sebuah organisasi sangat penting. Mengingat fungsi dan peranannya, kepemimpinan Islam hendaknya dapat mewarnai pendidikan Islam itu sendiri sehingga tujuan pendidikan Islam akan tercapai secara optimal.</p> Mas'ud Mas'ud Copyright (c) 2020 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4156 Fri, 27 Nov 2020 14:11:19 +0000 The Role of Islamic Religious Education In Shaping Student Muslim Personality http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4153 <p>Humans as caliphs on this earth need to place themselves along their nature. Al-Quran is a source of direction, how a Muslim chooses the method of movement according to the will of Allah SWT. He knows better what good people need to fulfill their desires, namely the safety and welfare of their lives in this world and the hereafter. In order to achieve that, Allah SWT sent down commands and prohibitions in various forms for humans which are stated in the Qur'an explicitly and implicitly. All forms of prohibitions and orders are measured in such a way that they are all in accordance with the human capabilities themselves. Since the beginning, Islamic religious education is an effort to grow and strengthen the tendency of tawhid which has become human nature. Religion is a guide and guide in the right direction.</p> <p>Because the human personality includes three aspects, namely the physical, psychological and spiritual aspects, it will be something very important for human life if it is based on the basis of religion. Therefore, religious education plays a very important role in shaping a person's personality, especially Muslim personality, the more so religious education is given intensively and continuously. Because basically having a good personality is everyone's dream. Because with that, he will be respected, respected and loved by those around him.</p> Syaiful Alim Copyright (c) 2020 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4153 Fri, 27 Nov 2020 00:00:00 +0000 Peranan Guru Agama Islam Dalam Meningkatkan Religiusitas Siswa Di Era Digital http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4154 <p>Kemajuan teknologi dikala ini sangatlah pesat serta mutahir. Teknologi yang pesat serta mutahir ini bisa memudahkan pekerjaan tiap orang. Semacam perihal contoh salah satunya merupakan konsumsi gadget yang meluas dikalangan masyarakat. Gadget ialah perlengkapan bantu yang memudahkan tiap langkah manusia buat memperoleh suatu data. Gadget waktu demi waktu terus menjadi ramai. Bukan cuma itu, gadget meluas bukan cuma digolongan orang dewasa, anak muda serta kalangan orangtua. Dengan kemajuan dikala ini, gadget telah melebar luas pula digolongan kanak- kanak. Nyaris semua golongan, diawali dari golongan anak- anak hingga oran tua memahami gadget</p> <p>Guru memiliki peran yang cukup berat sebagai khususnya diera digital dimana siswa akan selalu bergesekan dengan sebah tekhnoloi khususnya gadget, gadget bisa bermanfaat dan bisa berdampak negative hal tersebut tergantung dari penggunaannya, disini peran guru adalah bisa menjadikan siswa mampu memanfaatkan tekhnologi untuk meningkatkan kemampuan agamanya atau religiusitasnya, hal tersebut guru harus mampu menjadi pemimpin dan teladan yang baik, gadget bisa digunakan sebagai perpustakaan yang berisi buku buku agama bahkan bisa di isi Al Quran 30 Juz, selain itu Al Quran juga bisa menjadi pengingat bagi pemilikya untuk selalu ingat waktu shalat degan tepat waktu.</p> <p>Dapat dipahami bahwa di era digital manusi smakin melek dengan tekhnologi bahkan anak kecilpun disini sudah banyak yang menguasai dan dengan adanya guru inilah yang menjadi salah satu peranan penting sehingga siswa bisa menggunakan gadget sesuai dengan kebutuhan dan bahkan bisa bermanfaat untuk meningkatkan religiusitasnya.</p> Moch. Sholich Copyright (c) 2020 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4154 Tue, 30 Jun 2020 00:00:00 +0000 وسائل التعليم اللغة العربية وتطوره في مهارة القراءة بكلية التربية الجامعة التهذيب الإسلامية http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4152 <p>Study of Arabic regarded as a difficult subject matter by the students of Arabic Departement of STAI At-Tahdzib Ngoro Jombang. The difficulty is due to a lot of various factors, one of them is the using of Arabic books published be Middle East schools. The title of the research: Teaching Balaghah on Arabic Language Education Program of STAI At-Tahdzib Ngoro Jombang. in Improving Student Achievement (A Feasibility Analysis)”. This research is aimed at understanding and analyzing: (a) The &nbsp;Arabic subject on Arabic Departement of &nbsp;STAI At-Tahdzib Ngoro Jombang; (b). The learning achievement of &nbsp;&nbsp;Arabic Subject of students of Arabic Departement of STAI At-Tahdzib Ngoro Jombang.; (c). The effect Instructional Materials &nbsp;Arabic feasibility study on student achievement of Arabic Departement of&nbsp; STAI At-Tahdzib Ngoro Jombang. Before distributing the data, validity and reliability tests were carried out; the data obtained were processed with the computer program SPSS (Statistical Program for Social Science) version 16.0 with a 95 % significance level (α= 5 %). As for testing the researchers' hypothesis using Simple Linear Regression Test. The results showed: (a). &nbsp;Arabic Subject of the Arabic Departement of STAI At-Tahdzib Ngoro Jombang. was feasible for use. This was indicated by a score of an average value of 47.2; (b). Student Achievement of &nbsp;Arabic of Arabic Departement of STAI At-Tahdzib Ngoro Jombang. was average height with an average score of 43.5, and (c). There was a significant relationship between Instructional Materials &nbsp;Arabic Feasibility study on student achievement of Arabic Departement of STAI At-Tahdzib Ngoro Jombang. It was shown in the results of the correlation between variables X and Y, the value obtained was 0.892 means a significant difference between the feasibility Arabic teaching materials with improved student achievement of Arabic Departement of STAI At-Tahdzib Ngoro Jombang.</p> Hasan Abidin Copyright (c) 2020 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4152 Mon, 29 Jun 2020 00:00:00 +0000 Strategi Segmentasi, Targeting Dan Positioning (STP) Lembaga Pendidikan Islam http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4016 <p><em>Strategi pemasaran yang tepat akan memberikan arah yang jelas bagi perencanaan produk dan pemasaran produk pada umumnya. Dalam situasi di mana konsumen menghadapi banyak pilihan, maka kesuksesan pemasaran produk akan banyak ditentukan oleh kesesuaian produk dengan kebutuhan konsumen pada segmen tertentu. Dengan strategi pemasaran yang tepat, maka akan dapat menciptakan kesesuaian produk dengan kebutuhan konsumen pada segmen yang dituju.</em></p> <p><em>Penelitian ini membahas tentang Segmentasi, Targeting, Positioning, Lembaga Pendidikan Islam dengan tujuan untuk mengetahui pendidikannya dalam bidang akademik dengan pengembangan brand “Madrasah para Juara” Segmentasi pasar merupakan hal pertama yang harus dilakukan oleh madrasah untuk mencapai hasil pemasaran yang optimal, kemudian dilanjutkan dengan positioning. Posisi&nbsp; atau gambar yang dibentuk oleh madrasah memiliki peran dominan dalam mempengaruhi sikap publik terhadap madrasah.</em></p> Robi'ul Afif Nurul 'Aini Copyright (c) 2020 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4016 Thu, 25 Jun 2020 00:00:00 +0000 Quo Vadis Implementasi Model Pengembangan Mutu Juran Di Lembaga Pendidikan Islam http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4015 <p><em>S</em><em>istem pendidikan Islam merupakan </em><em>wahana</em><em>pembentuk manusia sempurna sebagai fondasi awal dalam pembangunan peradaban madani dan mewujudkan rahmat bagi seluruh umat manusia.Pendidikan Islam dianggap bermutu bila </em><em>outputnya</em><em>mampu mengembangkan pandangan hidup, sikap hidup dan ketrampilan hidup yang berperspektif Islam. Mutu dalam konsep </em><em>Joseph M Juran adalah kesesuaian untuk penggunaan (fitness for use) yang memuat </em><em>lima dimensi yaitu: mutu desain, mutu kesesuaian, ketersediaan, keamanan, dan field use dimana kecocokan penggunaan tersebut didasarkan atas </em><em>lima ciri utama, yaitu: teknologi (kekuatan atau daya tahan), psikologis (citra rasa atau status), waktu (kehandalan), kontraktual (adanya jaminan), dan etika (santun ramah dan jujur).Implementasi konsep mutu Juran dalam lembaga pendidikan Islam dapat dilakukan dengan pemenuhan mutu desain pendidikan dengan merujuk pada berbagai kebijakan pemerintah tentang pendidikan, khususnya pendidikan Islam, yang tuangkan dalam</em> <em>visi, misi, dan tujuan</em> <em>pendidikan</em> <em>serta</em> <em>kurikulum yang ditawarkan. Tantangan pengembangan mutu lembaga pendidikan dalam hal ini sering kali dihadapkan pada kebijakan pemerintah khususnya berkaitan dengan sistem zonasi dan kurikulum sehingga lembaga pendidikan seringkali gagal mempertahankan ‘keistimewaannya’ masing-masing sebagaimana disyaratkan dalam konsepJuran. Tantangan</em> <em>berikutnya</em> <em>adalah</em> <em>tingkat</em> <em>kesadaran</em> <em>tentang</em> <em>mutu dan konsistensi</em> <em>dalam</em> <em>mempertahankan dan perbaikan</em> <em>terus</em> <em>menerus. Hal ini mengindikasikan bahwa permasalahan mutu pendidikan pada dasarnya merupakan permasalahan pendidikan yang bersifat</em> <em>dinamis yang tidak</em> <em>bisa</em> <em>diselesaikan</em> <em>dalamsatu</em> <em>waktu dan satu</em> <em>konsep</em> <em>pengembangan</em> <em>mutu</em>.</p> <p><em>S</em><em>istem pendidikan Islam merupakan </em><em>wahana</em><em>pembentuk manusia sempurna sebagai fondasi awal dalam pembangunan peradaban madani dan mewujudkan rahmat bagi seluruh umat manusia.Pendidikan Islam dianggap bermutu bila </em><em>outputnya</em><em>mampu mengembangkan pandangan hidup, sikap hidup dan ketrampilan hidup yang berperspektif Islam. Mutu dalam konsep </em><em>Joseph M Juran adalah kesesuaian untuk penggunaan (fitness for use) yang memuat </em><em>lima dimensi yaitu: mutu desain, mutu kesesuaian, ketersediaan, keamanan, dan field use dimana kecocokan penggunaan tersebut didasarkan atas </em><em>lima ciri utama, yaitu: teknologi (kekuatan atau daya tahan), psikologis (citra rasa atau status), waktu (kehandalan), kontraktual (adanya jaminan), dan etika (santun ramah dan jujur).Implementasi konsep mutu Juran dalam lembaga pendidikan Islam dapat dilakukan dengan pemenuhan mutu desain pendidikan dengan merujuk pada berbagai kebijakan pemerintah tentang pendidikan, khususnya pendidikan Islam, yang tuangkan dalam</em> <em>visi, misi, dan tujuan</em> <em>pendidikan</em> <em>serta</em> <em>kurikulum yang ditawarkan. Tantangan pengembangan mutu lembaga pendidikan dalam hal ini sering kali dihadapkan pada kebijakan pemerintah khususnya berkaitan dengan sistem zonasi dan kurikulum sehingga lembaga pendidikan seringkali gagal mempertahankan ‘keistimewaannya’ masing-masing sebagaimana disyaratkan dalam konsepJuran. Tantangan</em> <em>berikutnya</em> <em>adalah</em> <em>tingkat</em> <em>kesadaran</em> <em>tentang</em> <em>mutu dan konsistensi</em> <em>dalam</em> <em>mempertahankan dan perbaikan</em> <em>terus</em> <em>menerus. Hal ini mengindikasikan bahwa permasalahan mutu pendidikan pada dasarnya merupakan permasalahan pendidikan yang bersifat</em> <em>dinamis yang tidak</em> <em>bisa</em> <em>diselesaikan</em> <em>dalamsatu</em> <em>waktu dan satu</em> <em>konsep</em> <em>pengembangan</em> <em>mutu</em>.</p> <p><em>S</em><em>istem pendidikan Islam merupakan </em><em>wahana</em><em>pembentuk manusia sempurna sebagai fondasi awal dalam pembangunan peradaban madani dan mewujudkan rahmat bagi seluruh umat manusia.Pendidikan Islam dianggap bermutu bila </em><em>outputnya</em><em>mampu mengembangkan pandangan hidup, sikap hidup dan ketrampilan hidup yang berperspektif Islam. Mutu dalam konsep </em><em>Joseph M Juran adalah kesesuaian untuk penggunaan (fitness for use) yang memuat </em><em>lima dimensi yaitu: mutu desain, mutu kesesuaian, ketersediaan, keamanan, dan field use dimana kecocokan penggunaan tersebut didasarkan atas </em><em>lima ciri utama, yaitu: teknologi (kekuatan atau daya tahan), psikologis (citra rasa atau status), waktu (kehandalan), kontraktual (adanya jaminan), dan etika (santun ramah dan jujur).Implementasi konsep mutu Juran dalam lembaga pendidikan Islam dapat dilakukan dengan pemenuhan mutu desain pendidikan dengan merujuk pada berbagai kebijakan pemerintah tentang pendidikan, khususnya pendidikan Islam, yang tuangkan dalam</em> <em>visi, misi, dan tujuan</em> <em>pendidikan</em> <em>serta</em> <em>kurikulum yang ditawarkan. Tantangan pengembangan mutu lembaga pendidikan dalam hal ini sering kali dihadapkan pada kebijakan pemerintah khususnya berkaitan dengan sistem zonasi dan kurikulum sehingga lembaga pendidikan seringkali gagal mempertahankan ‘keistimewaannya’ masing-masing sebagaimana disyaratkan dalam konsepJuran. Tantangan</em> <em>berikutnya</em> <em>adalah</em> <em>tingkat</em> <em>kesadaran</em> <em>tentang</em> <em>mutu dan konsistensi</em> <em>dalam</em> <em>mempertahankan dan perbaikan</em> <em>terus</em> <em>menerus. Hal ini mengindikasikan bahwa permasalahan mutu pendidikan pada dasarnya merupakan permasalahan pendidikan yang bersifat</em> <em>dinamis yang tidak</em> <em>bisa</em> <em>diselesaikan</em> <em>dalamsatu</em> <em>waktu dan satu</em> <em>konsep</em> <em>pengembangan</em> <em>mutu</em>.</p> Muhammad Zamroji Copyright (c) 2020 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4015 Wed, 24 Jun 2020 00:00:00 +0000 Implementasi Kurikulum Pendidikan Dasar 2013 http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4017 <p>Sebelum Kurikulum 2013 diimplementasikan pada tahun ajaran baru 2013/2014, banyak gelombang penolakan dari beberapa pihak yang menolak diluncurkannya Kurikulum 2013 menggantikan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan).&nbsp; Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (MENDIKBUD) M.Nuh telah menyampaikan opini tentang Kurikulum 2013 di Kompas pada Jumat, 8 Maret 2013. Beberapa pihak yang menolak pemberlakuan Kurikulum 2013 antara lain: a) Indonesia Corruption Watch (ICW); b) Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI); c) Forum Musyawarah Guru Jakarta (FMGJ); d) Aliansi Revolusi Pendidikan.</p> <p>Implementasi kurikulum pada SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK menggunakan pedoman implementasi kurikulum yang mencakup:a)Pedoman Penyusunan dan Pengelolaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan; b) Pedoman Pengembangan Muatan Lokal; c) Pedoman Kegiatan Ekstrakurikuler; d) Pedoman Umum Pembelajaran; dan e) Pedoman Evaluasi Kurikulum.</p> <p>Setelah melalui berbagai gelombang penolakan oleh berbagai pihak, Kurikulum 2013 pun diluncurkan. Landasan implementasi kurikulum pendidikan dasar 2013 adalah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (PERMENDIKBUD) Republik Indonesia&nbsp; nomor&nbsp; 81A&nbsp; tahun 2013&nbsp; tentang implementasi kurikulum.Sesuai dengan yang disebutkan di atas, bahwa Implementasi kurikulum pada SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK menggunakan pedoman implementasi kurikulum yang mencakup:a)Pedoman Penyusunan dan Pengelolaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan; b) Pedoman Pengembangan Muatan Lokal; c) Pedoman Kegiatan Ekstrakurikuler; d) Pedoman Umum Pembelajaran; dan e) Pedoman Evaluasi Kurikulum.</p> Choirul Anam Copyright (c) 2020 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4017 Wed, 24 Jun 2020 00:00:00 +0000 Using Free Writing Technique by Peter Elbow to Increase Students’ Competence in Arabic Writing http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4014 <p>Being afraid of making linguistic errors and feeling hard to express ideas made students of Madrasah Aliyah Negeri 3 Jombang think that writing is difficult. Therefore, they are poor in writing. That is why this classroom action research was conducted. This research was done in three cycles. The implementation of teaching-learning activity by using free writing runs well. The students’ competence in writing in all cycles increased after using&nbsp; free writing technique. Therefore, there is significance relation between using free writing technique and the improvement of students skill in writing.</p> Iis Makhisoh Copyright (c) 2020 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/4014 Wed, 17 Jun 2020 00:00:00 +0000 Perencanaan Dan Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Madrasah Aliyah Raudlatul Ulum Putri http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/3827 <p>Madrasah Aliyah Raudlatul Ulum Putri in the village of Ganjaran Gondanglegi Malang including formal education institutions. The atmosphere in the Madrasah is family-based, based on compassion and mutual respect. However, the fact that is related to the learning of Islamic religious education in Madrasahs is quite astonishing. Learning about Islamic religious education in Madrasahs is impressive. So the authors are interested in conducting research by raising a title for planning and implementing learning of Islamic religious education in Madrasah Aliyah Raudlatul Ulum Putri, Ganjaran Gondanglegi village, Malang. The results of the study show that the planning and implementation of learning Islamic religious education at the Madrasah Aliyah Raudlatul Ulum Putri are as follows: 1. Planning the learning of Islamic religious education in the Aliyah Raudlatul Ulum Putri Madrasah as follows: a. The teacher makes learning devices, b. The teacher sets learning goals, c. The teacher selects and develops teaching materials, d. The teacher chooses the appropriate teaching media, e. The teacher chooses and utilizes learning resources. 2. The implementation of learning Islamic education in the Aliyah Raudlatul Ulum Putri Madrasah is as follows: a. The teacher creates the right learning climate / atmosphere, b. The teacher observes learning activities, c. The teacher organizes students in learning activities, d. The teacher chooses and sets the learning method that is considered the most appropriate and effective, e. The teacher evaluates the learning achievement of students, f. The teacher carries out follow-up of the assessment results.</p> Yazidul Busthomi, Syamsul A’dlom Copyright (c) 2019 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/3827 Sun, 22 Mar 2020 15:16:46 +0000 Akhlak Bagi Pencari Ilmu http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/3805 <p><em>The admiration presents the devastation of praiji (hirmone) what is it that is supposed to be for a preaccessous and decree of terror (madzmuh) to be cleaned of the contuisation of the virtuous and reconceived, the true existence of the global era of the global and the great age.So the role of the education Three of education centers, especially family's fundamental education, a society of Education, a society of residence and interact with the environment, and the institution of the massive institution of a more positive, Positive Science, expected to function with the maximum of its exact maximum. If these three elements can operate its own ingenious symptoms, then it can be expected to be born generations of budimented and scholars.</em></p> Moch. Solich Copyright (c) 2020 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/3805 Sat, 18 Jan 2020 03:51:47 +0000 Pendidikan Karakter Dalam Perspektif Pendidikan Pesantren http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/3804 <p><em>Pendidikan karakter merupakan usaha untuk membentuk pribadi anak, supaya menjadi manusia yang baik, warga masyarakat, dan warga negara yang baik.</em><em> Sedangkan Jika diteliti lebih lanjut, pendidikan karakter di Indonesia merupakan lagu lama yang diputar kembali. Dulu, pendidikan karakter pernah diterapkan dengan nama pendidikan budi pekerti di sekolah-sekolah. Salah satu lembaga pendidikan yang sejak dulu dan hingga saat ini masih dianggap menanamkan pendidikan karakter adalah pondok pesantren.</em><em> Seiring dengan itu, banyak lembaga pendidikan yang mengadopsi pola pendidikan Pondok&nbsp; Pesantren. Bahkan pola pendidikan di Pondok Pesantren&nbsp; telah</em><em> menjadi inspirasi di Luar Negeri (Jepang) dengan model Boarding School maupun Lesson Study. Berangkat dari fenomena itu peneliti tertarik untuk mempelajari lebih dalam bagaiman</em><em>a pendidikan karakter</em><em> dalam perspektif P</em><em>endidikan pesantren.</em></p> M. Luthfi Afif Al Azhari Copyright (c) 2020 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/3804 Sat, 18 Jan 2020 03:47:46 +0000 Guidance Management Counseling in Students' Moral Education in MAN Jombang Academic Year 2019/2020 http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/3803 <p>This study aims to determine the tasks, strategies, and role of guidance and counseling teachers in MAN Jombang, as well as what factors are obstacles and supporters of the implementation of guidance and counseling programs in the moral education of students at MAN Jombang. This research is a case study research using qualitative methods that are descriptive. The object of his research is everything related to the guidance and counseling teacher at MAN Jombang. Our data sources can be from school principals, vice principals, homeroom teachers, field study teachers, counseling guidance teachers, and from students. Data collection techniques using interview and observation techniques. The data analysis technique uses qualitative descriptive analysis techniques. As for testing the validity of our data, we use triangulation techniques.</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; The results of this study explain that (1) The task of guidance and counseling teachers in the moral education of students in MAN Jombang, is to help students become human beings who believe, devote to God Almighty, and direct students to behave in society, lead students to know the talents, interests, and direction of future career trends, and solve all problems faced by students. (2) The strategy of implementing guidance and counseling in the moral education of students in MAN Jombang, can not be separated from the 4 important components that support each other, namely: basic services, responsive services, individual planning, and system support. (3) The role of guidance and counseling in the moral education of students in MAN Jombang, is very important for students to provide assistance, and direction to students, so that they can become useful human beings for the homeland and the nation. (4) Factors inhibiting the implementation of guidance and counseling programs in the moral education of students in MAN Jombang, can come from teachers, homeroom teachers, parents and students, (5) Factors supporting the implementation of guidance and counseling programs in the moral education of students in MAN Jombang, namely school principals, field studies teachers, homeroom teachers, parents, case handlers and adequate infrastructure, all of which are mutually reinforcing factors.</p> Moh Ifan Fahmi Copyright (c) 2020 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/3803 Sat, 18 Jan 2020 03:43:25 +0000 Development Of Adobe Flash Learning Media In Increasing The Quality Of The 8th Grade Madrasah Tsanawiyah Darul Faizin http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/3802 <p>Speaking is one of the main components in language learning. Speaking is the most important element in the four Arabic language skills, speaking skills are a barometer of the success of Arabic language teaching, so that the success of a language teaching is seen from the ability of students to speak, if students speak fluently in accordance with their desires, then a teaching is successful. Among the main objectives in learning Arabic for non native speakers is to improve the ability of students to be able to pronounce the language well and be able to communicate with native Arabic speakers well and spontaneity.</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; From the observations of researchers and interviews with Arabic language teachers, that some students in the eighth grade Madrasah Tsanawiyah Darul Faizin Assalafiyah Catak Gayam Mojowarno Jombang are unable to dialogue using Arabic on Arabic subjects, they have difficulty in making correct sentences, and when they dialogue using Arabic, then they speak not fluently. One reason is the lack of vocabulary they mastered, and also there is no media that can make them speak Arabic.</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Furthermore, based on the facts of the problem above, the formulation of this research is to develop Flash-based media or better known as Adobe Flash, and measure the extent to which the effectiveness of the application of the media in improving the speaking skills of eighth grade students of Madrasah Tsanawiyah Darul Faizin Assalafiyah Catak Gayam Mojowarno Jombang in the academic year 2019/2020in semester one.</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; The approach used in this study is research and development (R&amp;D) using the "t" test formula. The sample design used was "One group pretest and post test design" in one class of 25 students. The results showed that the application of Adobe Flash Media was proven to be effective in improving the speaking skills of eighth grade students of Madrasah Tsanawiyah Darul Faizin Assalafiyah Catak Gayam Mojowarno Jombang. This can be seen from the increase in the value of the pre-test and post-test results, in the pre-test the average value was 62.2%, and in the post-test it increased to an average of 84.16%.</p> Iis Makhisoh Copyright (c) 2020 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/3802 Sat, 18 Jan 2020 03:37:13 +0000 Reformasi Pendidikan Islam dan Implikasinya Prespektif Pemikiran Pendidikan Filsuf Islam http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/3786 <p><em>This study wants to describe the concept of educational thought according to some Islamic education figures, in relation to efforts to reform Islamic education and its implications in Islamic education today. The results of this study include: The aim of Islamic education must lead to purification of the soul to go to taqarub to Allah Almighty who will ultimately get the happiness of the world and the hereafter. Teacher / Educator Modeling is a necessity in education, because students are more easily influenced by imitation and emulation and noble values ​​that they witness, than can be influenced by advice, teaching. (Spiritual, paedagogie, professional, social, personality and innovative competencies). Students are likened to people who have not been educated in Islamic creed like paper that is still pure white, has not been tarnished in any way. If this paper is written something, then the paper has a mark that is not easily removed. This view is closer to the theory of Tabula Rasa John Locke (empiricism). </em></p> Zainal Arifin, Moh. Hasyim Afandi Copyright (c) 2019 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/3786 Mon, 30 Dec 2019 09:40:51 +0000 Indonesian Pembinaan Terhadap Semangat Kerja Guru http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/3946 <p>Jurnal ini bertujuan untuk menggambarkan berbagai pembinaan terhadap semangat kerja guru. Jurnal ini menggunakan metode analisis perpustakaan yang digunakan untuk mengumpulkan deskri[si, yang melibatkan aktual dan rujukan faktual, rekan sejawat dan berbagi pengalaman para supervisor sebelumnya. Adapun fokus dari jurnal ini adalah 1) Pembinaan terhadap semangat kinerja guru, 2) Strategi peningkatan semangat kerja guru, 3) Faktor yang mempengaruhi semangat kerja guru, 4) Problematika guru yang berpengaruh pada semangat kerja, serta 5) Upaya pembinaan untuk meningkatkan semangat kerja guru. Diharapkan dengan memahami jurnal ini para pembaca mampu menerapkan pembinaan terhadap semangat guru dengan baik sehingga tujuan pendidikan dan kependidikan yang ada di Indonesia dapat berjalan dengan baik pula.</p> Lina Hisjmah Mahfuzhoh Copyright (c) 2019 Jurnal Ats-Tsaqofi http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tsaqofi/article/view/3946 Tue, 10 Dec 2019 00:00:00 +0000