Model Pembelajaran dalam Penciptaan Output Siap Karya di Ponpes Darul Falah Pagutan Kota Mataram

  • Fawaz Fawaz STIT Darusslalimi NW Praya Lombok Tengah
Keywords: Model Pembelajaran, Penciptaan Output, Siap karya

Abstract

Pondok pesantren sebagai sekolah keagamaan, sesuai dengan sistem pendidikan nasional, hendaknya tidak hanya fokus pada pendidikan keagamaan, tetapi sangat perlu membekali outputnya dengan ragam keterampilan agar siap berkarya dalam segala aspek kehidupan”. Potensi Ponpes dalam meningkatkan IPM, baik secara nasional dan regional sangat perlu digerakkan, karena fakta membuktikan banyaknya Ponpes di Indonesia, bahkan menjadi cermin spesifikasi dalam pendidikan di Indonesia.  Republika melansir ada potensi santri di Indonesia mencapai 3,65 juta jiwa yang tersebar di 25.000-an. Output hasil  Ponpes juga telah terbukti mempunyai andil dalam perkembangan Indonesia, tetapi fakta banyaknya potensi output menyebabkan kajian atas model pembelajaran yang dijalankan Ponpes perlu dilakukan.

References

Aziz, Abdul. Filsafat Pesantren Genggong, 2011.
BPS Indonesia. Laporan IPM (Human Development Indeks). Jakarta. 2012.
Coulhoun, Emily, et.al,. Models of Teaching (Model-Model Pengajaran), Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2009.
Efendi, Arief. Peran Strategis Lembaga Pendidikan Berbasis Islam di Indonesia, Jurnal Pendidikan Islam El-Tarbawi, No. 1. Vol 1 tahun 2008.
Hadi. Metode Resarch. Yogyakarta Gajah Mada Univesity Press, 1986.
Lubis, Akhyar Saiful. Islamic Education Toward The Era of Social Change, Journal Al-Tamaddun. 2012.

Madjid, Nurcholish. Bilik-Bilik Pesantren: Sebuah Potret Perjalanan. Jakarta: Paramadina, 1997.
Maimun dan Subki. Modernisasi Pengelolaan Pendidikan Pesantren (Studi Kasus di Pondok Pesantren Nurul Harmain Putri Narmada). Jurnal Penelitian Keislaman, Vol. 3. No. 2. 2007.
J Moleong, Lexy. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya. 2000.
Muhajir, Noeng. Metodo,ogi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Reke Sarasin, 2002.
Nazir, M. Metode Penelitian. Jakarta: PT. Ghalia. 2003.
Nasution, Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito, 1992.
Nawawi, Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta : Rosda Karya,1998.
Rusman, Model-model Pembelajaran; Mengembangan Profesional Guru. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. 2012.
Salim, Hishamudin dan Mustofa, Zaiton. Factors Affecting Students Interest in Learning Islamic Education, Journal of Education and Practice. Vol 3. No. 3. 2012.
Slameto, Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT. Bina Aksara. 1995.
Solichin, Muclis Mohammad. Kebertahanan Pesantren Salaf di Tengah Arus Modernisasi Pendidikan: Fenomena Pondok Pesantren Al-Is’af Kalabaan, Guluk-Guluk. Sumenep. Disertasi Program Pascasarjana IAIN Sunan Ampel Surabaya. 2011.
Sugiarti, Dyah Yuli. Strategi Pengembangan Pondok Pesantren dalam Membangun Peradaban Muslim di Indonesia dalam Jurnal Edukas. Vol. 3. No. 1. Maret 2011.
Sugiono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kuallitatif, dan R & B. Bandung : Alfa Beta.2006.
Suharsimi, Arikunto. Prosuder Penelitian (Suatu Pendekatan Praktek). Jakarta: Rineka Cipta, 2010.
Sutikno, M. Sobry. Manajemen Pendidikan. Lombok: Holistica, 2012.
Tim Penyusun Kamus Pusat Pengembangan Bahasa. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. 1995.
Trianto. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana, 2009.
Umar, Husien. Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta:Raja Wali Press. 2008.
Undang-undang NO. 23 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta. 2003.
Zakaria, G.A.Nasir. Pondok Pesantren; Changes and Its Future dalam Journal of Islamic and Arabic Education. Vol. 2. No. 2. 2010.
Published
2020-01-29
How to Cite
Fawaz, Fawaz. “Model Pembelajaran Dalam Penciptaan Output Siap Karya Di Ponpes Darul Falah Pagutan Kota Mataram”. At-Tadbir : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 4, no. 1 (January 29, 2020): 70 - 88. Accessed April 15, 2021. http://ejournal.kopertais4.or.id/sasambo/index.php/atTadbir/article/view/3767.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.