Aktualisasi Dakwah di Era Globalisasi: Dalam Menegakkan Syariat Islam

  • Uswatun Ni'ami STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny
Keywords: Aktualisasi Dakwah, Globalisasi, Penegakan Syariat Islam

Abstract

Tulisan ini mengenai Aktualisasi Dakwah Di Era Globalisasi Dalam Menegakkan Syariat Islam. Globalisasi komunikasi dan informasi membawa pengaruh yang cukup signifikan bagi masyarakat dunia termasuk umat Islam. Sebagai suatu kondisi yang sebenarnya juga merupakan hasil kreasi manusia, globalisasi membawa banyak kemudahan hidup tapi juga menyisakan tidak sedikit kegetiran hidup. Setidaknya ada tiga respon umat Islam terhadap globalisasi. Pertama, menolak sepenuhnya, lalu membangun komunitas eksklusif sendiri. Kedua, menerima tanpa selektifitas yang memadai. Ketiga, menapis, memilah dan memilih pengaruh globalisasi yang positif. Menghadapi tantangan yang demikian berat ini, kerja dakwah jelas dan harus terus dikembangkan dan dimodifikasi. Umat Islam harus terus mengupayakan agar infromasi mengenai agama Islam bisa diakses oleh sebanyak mungkin masyarakat. Hal ini bisa dengan syarat umat Islam dapat menguasai dan mengembangkan informasi yang efektif. Kalau tidak, dakwah hanya tinggal sekedar rutinitas religius yang stagnan. Kemasan pesan, metode dakwah yang variatif, pengelolaan data obyek dakwah yang akurat, sinergi positif semua pekerja dakwah harus dinyatakan dalam bentuk aksi yang terkoordinir, terpadu dan sistematis. Tidak sekedar retorika yang utopis. Sebagai sebuah panggilan agama, dakwah juga harus terus ditafsirkan secara lebih terbuka. Prinsip ajakan kepada kebaikan dalam persfektif agama menjadi titik berangkatnya. Ini penting agar dakwah bisa lebih meluas. Tidak hanya dalam lingkup perbincangan agama dalam maknanya yang sempit. Kesadaran akan posisi umat Islam di tengah globalisasi kini, diharapkan bisa mendorong umat Islam untuk terus berbenah diri. Kesadaran itu bisa dipacu lewat kerja dakwah yang intensif dan komprehensif. Harapan dari adanya aktuali sasi dakwah yang terus dikembangkan ialah terciptanya masyarakat islami. Masyarakat yang mempunyai kesadaran keagamaan (religious consciousness) yang mantap. Kesadaran keagamaan seperti ini sangat dibutuhkan untuk merajut kembali komitmen keilahian, kemanusiaan dan keumatan, serta membangun kembali fondasi moralitas yang semakin pudar. Dengan demikian, khaira ummat, ummatan wasathan, umat yang bisa menjadi saksi kebaikan-kebaikan, bisa direalisasikan. Insya Allah.
Published
2020-06-18
How to Cite
Ni’ami, U. (2020). Aktualisasi Dakwah di Era Globalisasi: Dalam Menegakkan Syariat Islam. Ulul Albab: Jurnal Dakwah Dan Sosial Keagamaan, 7(2), 50-62. Retrieved from http://ejournal.kopertais4.or.id/sasambo/index.php/ululalbab/article/view/3889
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.