Rekonstruksi Tafsir Kebebasan Perempuan dalam Al-Qur'an: Studi Kritis Pemikiran Zaitunah Subhan dan Fatimah Mernissi

  • Moch Choiri Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo, Indonesia
  • Alvan Fathony Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo, Indonesia
Keywords: rekonstruksi, perempuan, kesetaraan, gender, kritik.

Abstract

Artikel ini membahas tentang posisi kaum wanita yang sejak dahulu dianggap sebagai sosok sumber dari berbagai kesalahan. Mulai dari masa peradaban  Yunani, India, Romawi, China hingga peradaban Arab pra Islam. kedudukan dan citra seorang wanita tidak pernah dianggap setara dengan laki-laki. Wanita disamakan dengan budak dan anak-anak, dianggap lemah fisik dan akalnya. Wanita dituding sebagai sumber malapetaka dan pembawa sial. Ketidakadilan gender ini melahirkan gerakan feminisme intelektual yang menyugukan pemikiran-pemikiran baru tentang kesetaraan gender. Kehadiran tokoh-tokoh intelektual seperti Zaitunah Subhan dan Fatimah Mernissi, merupakan salah satu bukti bahwa perempuan juga berhak untuk membebaskan diri dari belenggu kultur sosial yang selama ini mengikat kaum perempuan. Namun, gerakan feminisme ini sedikit banyak telah  memaksa para wanita untuk memberontak sebuah sistem kultural maupun struktural yang dianggap mendiskreditkan eksistensi mereka. Maka rekonstruksi dan reinterpretasi tafsir kebebasan perempuan dirasa perlu untuk dilakukan sebagai manifestasi kesadaran kaum feminis intelektual terkait tentang relasi masyarakat dan agama. Artikel ini  mencoba menelusuri bagaimana tafsir kebebasan perempuan dalam al-Qur’an perspektif  Fatimah Mernissi dan Zaitunah Subhan dan bagaimana rekonstruksi dari penafsiran kedua intelektual tersebut.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis metode deskriptif, taksonomi dan interpretatif. Hasil dalam penelitian ini menyimpulkan bahwa munculnya model penafsiran baru berdasarkan sudut pandang wanita ini tidak dapat dilepaskan dari tradisi dan kepentingan Barat yang tercermin dari gerakan Teologi Feminis sendiri. Maka perlu dilakukan kajian ulang tentang tafsir kebebasan perempuan versi feminisme.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ansari (al), Abu Yahya Zakariya. Fathul Wahab bi Syarhi Manhaji at-Thullab, Kediri: Pesantren Fathul Ulum tt., juz 1.

Apandi, Taufik. Kritik Atas Pemahaman Kaum Feminis Terhadap Otoritas Mufasir Laki-laki, Jurnal Gontor: UNIDA Gontor, vol. 13, No. 1, Maret, 2015.

Fitria, Chuzailamatul. Wanita Bekerja Dalam Perspektif Feminis Muslim (Analisis Terhadap Pemikiran Zaitunah Subhan), Skripsi Surabaya: UIN Sunan Ampel, 2017.

Ibn Kathir, Imad al-Din Abu al-Fida’. Tafsir al-Qur’an al-Azim. Jilid I Bairud: Dar al Fikr, 1992.

Jamaluddin. Distorsi Hadits Misogonis dan Kesetaraan Gender dalam Perspektif Fatimah Mernisi, Jurnal Kediri: IAIT, Vol.20, No.2, Juli 2009.

Jannah, Miftahul. Konsep Perempuan Persepektif Zaitunah Subhan, Tesis Surabaya: UIN Sunan Ampel Surabaya, 2019.

Jaziri (al), Abdurrahman. al-Fiqh ‘ala madzhab al-‘Arba’ah Jilid II, Beirut: Dar al-Turats al-‘Arabi.

Kusroni, Kusroni. Rekonstruksi penafsiran ayat-ayat perbudakan: pendekatan kontekstual Abdullah Saeed. PhD thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya, (2020).

Munfarida, Elya. Perempuan dalam Tafsir Fatimah Mernissi, Jurnal Purwokerto: Institute Agama Islam Negeri Purwokerto, Maghza vol. 1, No. 2, Juli-Desember 2016.

Nisa, Zuhrotun. Wanita dalam Al-Qur’an Perspektif Nashr Hamid Abu Zayd, Skripsi Surabaya: UIN Sunan Ampel, 2018.

Nurani, Shinta. Al-Qur’an dan Penciptaan Perempuan dalam Tafsir Feminis, Jurnal Pekalongan: IAIN Pekalongan, Vol.12 No.1

Rida, Sayyid Muhammad Rasyid. Tafsir al-Manar. Edisi ke-2. Kairo: Dar al-Manar, 1367 H.

Sagitarius Nanda & Suhandi Tjeptjep. “Kritis Cendikiawan Muslim Terhadap Penafsiran Quraish Shihab Tentang Jilbab”, Jurnal Bogor: UIKA, Vol.1, No.1, Mei 2013.

Setiawan, Eko. Kesetaraan Gender dan Diskriminasi terhadap Perempuan dalam Panggung Politik, Jurnal Malang: Universitas Brawijaya, Vol.14 No.2, Desember 2019.

Subhan, Zaitunah. Al-Qur’an dan Perempuan: Menuju Kesetaraan Gender dalam Penafsiran, Jakarta: Prenada Media Group, 2015.

Tabari (al), Abu Ja’far Muhammad bin Jarir. Jami’ al-Bayan fi Tafsir al-Qur’an, Juz IV. Beirut: Dar al-Ma’rifah, 1986.

Zain al-Najah, Ahmad. Kesetaraan Gender dalam Pandangan al-Qur’an, Kairo: PCIA, Cet.1, 2005.

Published
2021-02-09
How to Cite
Choiri, M., & Fathony, A. (2021). Rekonstruksi Tafsir Kebebasan Perempuan dalam Al-Qur’an: Studi Kritis Pemikiran Zaitunah Subhan dan Fatimah Mernissi. KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin, 11(1), 30-47. https://doi.org/10.36781/kaca.v11i1.3239
Section
Articles