Tanggung Jawab Sosial dalam Al-Qur’an: Studi Analisis terhadap Term al-Islah

  • Moh Bakir Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin (STIU) al-Mujtama’ Pamekasan
Keywords: tanggung jawab, sosial, al-islah

Abstract

Hasil penilitian ini membuktikan bahwa tanggung jawab sosial merupakan suatu konsep tentang kewajiban dan hak partisipasi setiap manusia untuk memberikan sumbangsih kepada masyarakat dan memberikan respon terhadap problematika sosial. Respon tersebut tergantung dari tingkat kesadaran masing-masing. Semakin tinggi tingkat kesadarannya maka semakin cepat respon yang diberikan, sebaliknya, semakin rendah tingkat kesadarannya makan semakin lambat memberikan respon. Selain itu, penelitian membuktikan bahwa term al-islâh merupakan suatu istilah yang digunakan al-Qur’an untuk menunjukkan pada tugas-tugas sosial yang meliputi beberapa aspek, yaitu: menjaga lingkungan, memelihara perdamaian, mengayomi anak yatim, dan mendamaikan konflik keluarga serta lainnya. Kemudian, term islah pada dasarnya berkisar pada anjuran kepada manusia untuk melakukan atau berbuat baik dan menjahui perbuatan jelek baik dalam tataran individu, sosial, dan lingkungan alam. Islâh menyiratkan makna akan tanggung jawab sosial dari berbagai aspek. Islâh tidak sekedar sebuah konsep, tetapi jauh lebih dari itu ia merupakah langkah nyata. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sedangkan metode yang dipakai adalah metode tafsir tematik. Sumber data primer diperoleh melalui Al-Qur’an, yaitu melalui penelusuran langsung terhadap ayat-ayat yang terkait dengan bahasan. Sedangkan data skunder diperoleh dari bahan pustaka. Sumber data sekunder yang digunakan mencakup buku-buku, jurnal dan dan surat kabar yang terkait dengan tema pemenilitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui studi kepustakaan yaitu pengumpulan data dengan membaca, mempelajari, mengkaji dan menganalisis serta membuat catatan dari buku literatur, koran, majalah jurnal, dokumen maupun arsip-arsip yang berkesesuaian dengan penelitian yang dibahas dan serta pengumpulan data melalui media elektronik dan hal-hal lain yang relevan dengan masalah yang diteliti. Analisis data yang digunakan adalah analisis kebahasaan, sosiologis, dan filosofis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anwar, Shabri Shaleh & Sudirman Anwar. Pendidikan Karakter Qur’ani. Tembilahan: Yayasan Indragiri, 2014.

Ali, Atabik dan Muhdlor, Ahmad Zudi. Kamus Kontemporer Arab-Indonesia. Yogyakarta: Multi Karya Grafika, 2003.

Aibak, Kutbudin. Teologi Pembacaan dari Tradisi Pembacaan Paganis Menuju Rabbani. Yogyakarta: Teras, 2009.

Andalusi (al), Abi Hayyan. Tafsir al-Bahr al-Mukhith. jilid 4, Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiah, 1993.

Athiyah, Ibn. al-Muharrar al-Wajîz fî Tafsir Kitâb al-‘Azîz. Qatar: Wuzârah al-Auqâf wa asy-Syu’ûn al-Islâmiyah, 2007.

Assiba’i, Musthafa Husni. Kehidupan Sosial Menurut Islam Tuntunan Hidup Bermasyarakat. Bandung: CV Diponegoro, 1981.

Asfahani (al), al-Raghib. Mufradât al-fâzh Al-Qur’an.Damaskus: Darul Qalam, 1992.

Boisard, Marcel A. Humanisme Dalam Islam. terj. H.M.Rasjidi. Jakarta: Bulan Bintang, 1980.

Binti Syathi’, ‘Aisyah ‘Abdurrahman. al-Tafsir al-Bayânî Li Al-Qur’an al-Karîm. Kairo: Dâr al-Ma’ârif, 1968.

Biqa’i (al), Nazhm ad-Durar Fî Tanâsub al-Ayât wa as-Suwar. Kairo: Dar al-Kitab al-Islami, 1984.

Burnikan (al), Ibrahim Muhammad Ibn Abdullah. Pengantar Studi Aqidah Islam. terj.Muhammad Anis Matta, Jakarta: Robbani Pers, 1998.

Darraz, M. Abdullah. Dustûr-Akhlâq Fî Al-Qur’ân. cet. Ke X, Beirut: Muassasah ar-Risâlah, 1998.

Muhammad, Husein. Fiqh Perempuan Refleksi Kiai atas Wacana Agama dan Gender. Yogyakarta: LKIS, 2001.

Madjid, Nurcholish. Islam Doktrin Dan Peradaban, Sebuah Telaah Kritis Tentang Keimanan, Kemanusiaan, & Kemodernan. Jakarta:

Nasr, Seyyed Hossein. Tradisional Islam In the Modern World. London and New York: Kegan Paul Internasional, 1990.

Naisaburi (al), Muslim Ibn Al-Hajjaj Abu Al-Hasan Al-Qusyairi. Shahih Muslim. juz. 3, Beirut: Dar Ihya’ At-Turath Al-‘Arabi, t.th.

Nasif, Fatimah Umar. Women in Islam: A Discourse in Rights and Oblibations. terj. Burhan, et al. “Menggugat Sejarah Perempuan: Mewujudkan Idealisme Gender Sesuai Tuntutan Islam.” Jakarta: Cendekia, 2001.

O.Voll, Jhon. Renewal and Reform In Islamic History: Tajdid and Islah,. dalam John L Esposito, Voices of Resurgent, New York: Oxpord University Press, 1983.

Puspitawati. Gender dan Keluarga: Konsep dan Realita di Indonesia. Bogor: PT IPB Press, 2012.

Qutb, Sayyid. Fî Zhilâl Al-Qur’an. Cet. 1, Kairo: Dar asy-Syurûq, 1972.

Qardawi (al), Yusuf. Fiqh az-Zakâh: Dirâsah Muqâranah li-Ahkâmihâ wa Falsafatihâ Fî Dhaw’ Al-Qur’ân Wa as-Sunnah. Bairut: Muassasah ar-Risâlah, 1973.

Qurthubi (al), al-Jâmi’ Li Ahkâm Al-Qur’ân. terj. Muhyiddin, dkk, Jakarta: Pustaka Azzam, 2009.

Qasimi (al), Muhammad lamaluddin. Mahâsin al-Ta 'wil. Kairo: Dar Ihya al-Kutub al-Arabiyah, t.th.

Shihab, Quraish. Tafsir al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. cet. ke-1, Vol. 1, Jakarta: Lentera Hati, 2000.

Suyuti (al), Jalaluddin. ad-Durrul Mantsûr fi al-Tafsîr bi al-Ma’tsûr. jilid 3, Kairo: Markaz Hijr li al-Buhûts wa ad-Dirâsât al-‘Arabiyah wa al-Islamiyah,2003.

Sabuni (al), Muhammad Ali. Mukhtashar Tafsir Ibn Katsir. jilid 1, Kairo: Dar ash-Shabuni, t.th.

________________________. Rawâ’i’ al-Bayân Tafsir Âyât al-Ahkâm Min Al-Qur’an. jilid 1, Kairo: Dar al-‘Âlamiyah, 2014.

Sanqithi (al). Tafsir Adhwâ’ al-Bayân, Tafsir Qur’an Dengan Al-Qur’an. Jakarta: Pustaka Azzam, 2007.

Syaltut, Muhammad. Al-Islam: Aqidah wa asy-Syari’ah. Mesir: Dar asy-Syuruq, 2001.

Siroj, Said Aqil. Tasawuf Sebagai Kritik Sosial. Bandung: Mizan, 2006.

Published
2021-02-18
How to Cite
Bakir, M. (2021). Tanggung Jawab Sosial dalam Al-Qur’an: Studi Analisis terhadap Term al-Islah. KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin, 11(1), 112-143. https://doi.org/10.36781/kaca.v11i1.3252
Section
Articles