PENGARUH HUBUNGAN KEMITRAAN TERHADAP KESETIAAN NASABAH DI BMT CABANG NGULING KABUPATEN PASURUAN

  • rachmad nor firman

Abstract

Salah satu strategi agar nasabah dapat bertahan dan setia bahkan lebih meningkat yaitu dengan memberikan penawaran produk yang menarik, akan tetapi hal tersebut tidak cukup untuk membuat nasabah dapat bertahan dan perlu langkah lain untuk mempertahankan nasabah, sehingga saat ini telah banyak bank dan lembaga keuangan non-bank yang menerapkan konsep jalinan hubungan dengan nasabah dalam jangka waktu yang panjang. BMT Cabang Nguling Kabupaten Pasuruan sebagai lembaga keuangan non bank yang bebentuk koperasi membangun hubungan berekelanjutan dengan nasabah, sehingga perlu diteliti bagaimana kesetiaan nasabahnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hubungan berkelanjutan berpengaruh terhadap kesetiaan nasabah di BMT Cabang Nguling Kabupaten Pasuruan? Seberapa besar pengaruh hubungan kemitraan terhadap kesetiaan nasabah di BMT Cabang Nguling Kabupaten Pasuruan?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hubungan kemitraan terhadap kesetiaan nasabah di BMT Cabang Nguling Kabupaten Pasuruan, kedua untuk mengetahui seberapa besar pengaruh hubungan kemitraan  terhadap kesetiaan nasabah di BMT Cabang Nguling Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal dan alat yang digunakan analisis regresi linear sederhana. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Dan Respondennya adalah nasabah BMT Cabang Nguling Kabupaten Pasuruan dengan populasi sebanyak 3.525 nasabah dan sampel sebanya 95 nasabah dengan tingkat kesalahan 10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada hubungan kemitraan terhadap kesetiaan nasabah di BMT Cabang Nguling Kabupaten Pasuruan. Hal tersebut dinyatakan berdasarkan hasil Uji-t menghasilkan nilai koefisien korelasi t hitung = 14,325> t tabel = 1.290 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000 < 0,1, serta nilai koefisien beta yang bernilai positif. Dari hasil koefisien determinasi (R2) dengan menggunakan SPSS (Statistical for The Social Sciences) versi 18, dengan melihat perolehan R square sebesar 0,681. Artinya 68,1% kesetiaan nasabah dipengaruhi oleh hubungan berkelanjutan di BMT Cabang Nguling Kabupaten Pasuruan. Sedangkan sisanya sebesar 39,1% dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Dari persamaan regresi linier sederhana (Y = a+ bX) yaitu Ŷ = 2,030 + 0,396X, dimana nilai konstanta (a) sebesar 2,030 menunjukkan bahwa jika variabel hubungan berkelanjutan sama dengan nol (tidak diperhitungkan), maka kesetiaan nasabah adalah sebesar 2,030 satuan dan b = 0,396, dapat diartikan bahwa besarnya koefisien variabel kesetiaan nasabah bertanda positif (0,396) mengindikasikan bahwa jika hubungan berkelanjutan naik 1%, maka skor kesetiaan nasabah akan naik sebesar 39,6%.   Kata kunci: Hubungan Berkelanjutan; Kesetiaan Nasabah; BMT
Published
2019-04-21