Internalisasi Nilai Moderasi Beragama Berbasis Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran PAI Multikultural Di Sekolah Dasar

  • Moh. Mansur Fauzi STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang
Keywords: Moderasi Beragama, Kearifan Lokal, PAI Multikultural, Sekolah Dasar, Toleransi

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji internalisasi nilai moderasi beragama berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) multikultural di Sekolah Dasar. Menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis filosofis-komparatif, kajian ini menelaah nilai-nilai komunitas (community values) serta praktik tradisional yang beririsan dengan akhlak Islam—khususnya kearifan lokal Jawa seperti gotong royong, tepa slira, dan guyub rukun—sebagai titik masuk pedagogis untuk menumbuhkan toleransi dan pemahaman budaya sejak dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai-nilai agraris dan komunal dalam kearifan lokal nusantara memiliki isomorfisme substantif dengan maqasid al-syariah, khususnya hifz al-nafs dan hifz al-'aql; (2) integrasi kearifan lokal ke dalam kurikulum PAI di SD dapat dilaksanakan melalui Model Konseptual Triadik: Akidah–Akhlak–Adat; dan (3) pendekatan multikultural berbasis kearifan lokal terbukti efektif menumbuhkan sikap toleransi dan apresiasi keberagaman pada peserta didik usia 6–12 tahun. Kajian lintas wilayah menunjukkan pola konsisten: nilai komunal lokal memperkuat internalisasi moderasi beragama ketika diintegrasikan secara sistematis dalam desain pembelajaran PAI. Penelitian ini merekomendasikan adopsi Model Konseptual Triadik sebagai kerangka operasional pembelajaran PAI multikultural di SD, disertai panduan pengembangan modul, strategi asesmen karakter, dan penguatan kolaborasi sekolah-komunitas. Kata kunci: Moderasi Beragama, Kearifan Lokal, PAI Multikultural, Sekolah Dasar, Toleransi.

References

Azra, A. (2021). Islam di Indonesia: Moderasi dan Kontekstualisasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Fathurrohman, M., Sulistyorini, & Fatimah, S. (2022). Pendidikan Islam Multikultural: Teori dan Praktik. Yogyakarta: Deepublish.
Kementerian Agama RI. (2022). Moderasi Beragama: Konsep dan Implementasi. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Kementerian Agama RI. (2023). Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 7272 Tahun 2023 tentang Pedoman Implementasi Moderasi Beragama dalam Pembelajaran PAI. Jakarta: Kementerian Agama RI.
Kemendikbudristek. (2022). Dimensi, Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbudristek.
Koentjaraningrat. (1985). Kebudayaan Jawa. Jakarta: Balai Pustaka.
Krippendorff, K. (2019). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology (4th ed.). London: SAGE Publications.
Magnis-Suseno, F. (1984). Etika Jawa: Sebuah Analisa Falsafi tentang Kebijaksanaan Hidup Jawa. Jakarta: Gramedia.
Muhaimin. (2022). Nuansa Baru Pendidikan Islam: Mengurai Benang Kusut Dunia Pendidikan. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Mustaqim, A., Rohmad, Z., & Arifin, I. (2023). Integrasi Nilai Gotong Royong dalam Pembelajaran PAI untuk Penguatan Toleransi Beragama di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 45–67. https://doi.org/10.14421/jpi.2023.121.45-67
Navis, A.A. (1984). Alam Terkembang Jadi Guru: Adat dan Kebudayaan Minangkabau. Jakarta: Grafiti Pers.
Neuman, W.L. (2020). Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches (8th ed.). London: Pearson.
Peraturan Presiden Republik Indonesia. (2023). Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2023 tentang Penguatan Moderasi Beragama. Jakarta: Sekretariat Negara.
Rahyono, F.X. (2023). Kearifan Lokal sebagai Basis Pendidikan Karakter. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Ridwan, M. (2023). Pembelajaran PAI Berbasis Adat Minangkabau: Studi Kasus di SD Negeri Padang Panjang. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 21(2), 112–134. https://doi.org/10.15642/jipi.2023.21.2.112
Sibarani, R. (2012). Kearifan Lokal: Hakikat, Peran, dan Metode Tradisi Lisan. Jakarta: Asosiasi Tradisi Lisan.
Suryana, Y. (2021). Pendidikan Multikultural: Suatu Upaya Penguatan Jati Diri Bangsa. Bandung: CV Pustaka Setia.
Wahid Foundation. (2022). Laporan Survei Keberagaman dan Toleransi Masyarakat Indonesia 2022. Jakarta: Wahid Foundation.
Wibowo, A., & Gunawan. (2021). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah: Konsep, Strategi dan Implementasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Naim, N. (2021). Islam dan Pluralisme Budaya: Revitalisasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Tradisi Lokal Nusantara. Yogyakarta: Aura Pustaka.
Rosyada, D. (2022). Pendidikan Multikultural di Indonesia: Sebuah Pandangan Konsepsional. Jurnal SOSIO DIDAKTIKA, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.15408/sd.v1i1.1200
Tilaar, H.A.R. (2021). Multikulturalisme: Tantangan-tantangan Global Masa Depan dalam Transformasi Pendidikan Nasional. Jakarta: Grasindo.
Banks, J.A. (2022). An Introduction to Multicultural Education (6th ed.). Boston: Pearson Education.
PPIM UIN Jakarta. (2023). Survei Sikap dan Perilaku Keberagamaan Guru PAI di Indonesia. Jakarta: Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah.
Zed, M. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Published
2026-04-29
How to Cite
Fauzi, M. M. (2026). Internalisasi Nilai Moderasi Beragama Berbasis Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran PAI Multikultural Di Sekolah Dasar. Al-Makrifat: Jurnal Kajian Islam, 11(1), 45-66. Retrieved from https://ejournal.kopertais4.or.id/tapalkuda/index.php/makrifat/article/view/7309