Internalisasi Karakter Antikorupsi Melalui Observational Learning Guru Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Berbasis Pesantren

  • Moh. Mansur Fauzi, Ahmad Kholilul Adzim STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang, Indonesia
Keywords: Anti-Corruption Character, Observational Learning, Teacher Role Modeling, Islamic Religious Education, Pesantren-Based School, Fraud Triangle

Abstract

This study analyzes the internalization of anti-corruption character through observational learning modeled by Islamic Religious Education (PAI) teachers in a pesantren-based school. This qualitative case study at SMP Qur'an Ar-Roudloh Singosari, Malang, drew on observation, documentation, and interviews with the principal, the PAI teacher, the guidance counselor, the civic education teacher, and five eighth-grade students, analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña model. The findings show that (1) honesty, responsibility, discipline, and independence are enacted through "integrity tests": cross-checking of assignments, the Free Nutritious Meal distribution, and self-reported prayer attendance; (2) the teacher's role modeling—especially admitting a grading error in class, punctuality, and self-reliance—activates attention, retention, reproduction, and motivation and builds students' self-efficacy to refuse cheating; and (3) the pesantren ecosystem and spiritual sanctions (takziran) reinforce model consistency, whereas academic pressure, peer and social media influence, and weak family involvement hinder it. Consistent role modeling, integrity practice, and educative reinforcement are key to internalizing anti-corruption character.

References

Aiman, G., Arifi, A., & Maryono, M. (2022). Perspektif Humanistik Abraham Maslow untuk Menumbuhkan Karakter Siswa di Sekolah Menengah Atas. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme, 4(3). https://doi.org/10.37680/scaffolding.v4i3.2092
Albrecht, W. S. (2011). Fraud Examination. Mason, OH: Cengage Learning.
Al-Ghazali. (1965). Ihya' 'Ulumuddin: Menghidupkan Ilmu-Ilmu Agama (M. K. Amrullah, Trans.; 2nd ed.). Jakarta.
An'umillah, A., Lutfiah, N., Sofwatunnisa, N. A., & Wahyuningsih, Y. (2025). Corruption and the Formation of Character in Indonesia's Young Generation: An Empirical Study of Social Values. ALGEBRA: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains, 5(4).
Aufa, S. A. (2026). Gerakan Anti Korupsi melalui Nilai Keislaman. Maliki Interdisciplinary Journal, 4(6), 815–821.
Bandura, A. (1986). Social Foundations of Thought and Action: A Social Cognitive Theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.
Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development: Experiments by Nature and Design. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Cressey, D. R. (1953). Other People's Money: A Study in the Social Psychology of Embezzlement. Glencoe, IL: Free Press.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Damayanti, A. (2023). Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan Akhlak pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 10 Kota Metro (Skripsi). IAIN Metro, Metro.
Desmita. (2010). Psikologi Perkembangan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Gunawan, H., & Daulay, M. R. (2024). Strategi Contextual Teaching and Learning (CTL). JISER: Journal of Islamic and Scientific Education Research, 1(3). https://jurnal.uinsyahada.ac.id/index.php/SJPAI/article/view/11999
Hamalik, O. (2011). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Hamdan. (2014). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI): Teori dan Praktek. Banjarmasin: IAIN Antasari Press.
Hanik, S. U. (2014). Pendidikan Antikorupsi dalam Perspektif Pendidikan Islam (Integrasi Nilai Antikorupsi KPK dalam Kurikulum PAI) (Tesis). UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jakarta.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (2011). Pendidikan Anti-Korupsi untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Komisi Pemberantasan Korupsi. (2019). Panduan Implementasi Pendidikan Antikorupsi pada Satuan Pendidikan. Jakarta: Direktorat Jejaring Pendidikan KPK.
Lickona, T. (2012). Mendidik untuk Membentuk Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic Inquiry. Beverly Hills, CA: SAGE Publications.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Miskawaih, I. (1966). Tahdzib al-Akhlaq (C. K. Zurayk, Ed.). Beirut: American University of Beirut.
Moleong, L. J. (2008). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muhaimin. (2005). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Madrasah, dan Perguruan Tinggi. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Nida, W. (2015). Integrasi Pendidikan Antikorupsi dalam Pembelajaran PAI di SMA Negeri 7 Yogyakarta. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.
Ni'mah, F. (2020). Integrasi Pendidikan Antikorupsi dalam Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMK N Jateng di Purbalingga (Skripsi). IAIN Purwokerto, Purwokerto.
Nurhabibi, Anwar, K., Ismail, D., Rahmatia, S. R. D., & Lubis, M. (2024). Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Penguatan Pendidikan Antikorupsi di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Seumubeuet: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2).
Presiden Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sekretariat Negara.
Presiden Republik Indonesia. (2016). Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2016 dan Tahun 2017. Jakarta: Sekretariat Negara.
Pudjiani, T. (2021). Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Pusat Edukasi Antikorupsi KPK. (2026, 31 Maret). Menakar Keberhasilan Pemberantasan Korupsi dari Tiga Indikator Utama. https://aclc.kpk.go.id/aksi-informasi/Eksplorasi/20260331-menakar-keberhasilan-pemberantasan-korupsi-dari-tiga-indikator-utama
Putri, A. R. (2025). Peran Albert Bandura dalam Pengembangan Teori Pembelajaran Sosial dan Implikasinya dalam Pendidikan IPS. Journal Cerdas Mahasiswa. https://ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/cerdas/article/download/13236/4913
Putri, W. A. E. (2025). Pembentukan Karakter Kejujuran melalui Pembelajaran PAI Siswa SMPN 131 Jakarta (Skripsi). UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jakarta.
Rahman, E. Y., Santosa, Y. B. P., Bustan, Sultan, H., Wowor, E. C., Tumewu, W. A., Najib, M., et al. (2023). Peran Guru dalam Dunia Pendidikan (A. Asari, Ed.). Solok: PT Mafy Media Literasi Indonesia.
Rohani, & Arifin, F. (2024). Internalisasi Nilai-Nilai Anti Korupsi melalui Pembelajaran PAI di SD Negeri 2 Kagungan Kepil Wonosobo. Jurnal PANCAR (Pendidik Anak Cerdas dan Pintar), 8(2).
Rostika, O. (2020). Integrasi Pendidikan Nilai Antikorupsi dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Kejuruan Global Cendekia Kualu Nenas Kampar (Skripsi). UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Pekanbaru.
Sarkity, D., Saragih, J. E. F. A., & Oprasmani, E. (2025). Students' Honest Attitudes in Science Learning at SMPN 15 Tanjungpinang: A Mixed Method Study. ScienceEdu, 8(1), 24–30. https://doi.org/10.19184/se.v8i1.53700
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Thomas, G., Morgan, K., & Harris, K. (2016). Albert Bandura: Observational Learning in Coaching. In L. Nelson, R. Groom, & P. Potrac (Eds.), Learning in Sports Coaching: Theory and Application. London: Routledge.
Vousinas, G. L. (2019). Advancing Theory of Fraud: The S.C.O.R.E. Model. Journal of Financial Crime, 26(1), 372–381. https://doi.org/10.1108/JFC-12-2017-0128
Wolfe, D. T., & Hermanson, D. R. (2004). The Fraud Diamond: Considering the Four Elements of Fraud. The CPA Journal, 74(12), 38–42.
Yin, R. K. (2017). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). Los Angeles, CA: SAGE Publications.
Zamzami, A. N., & Putri, D. T. (2024). Relevansi Teori Belajar Humanistik Carl Rogers dalam Pendidikan Karakter Perspektif Islam. Thawalib: Jurnal Kependidikan Islam, 5(2). https://doi.org/10.54150/thawalib.v5i2.361
Published
2026-10-29
How to Cite
Ahmad Kholilul Adzim, M. M. F. (2026). Internalisasi Karakter Antikorupsi Melalui Observational Learning Guru Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Berbasis Pesantren. Al-Makrifat: Jurnal Kajian Islam, 11(2), 45-61. Retrieved from https://ejournal.kopertais4.or.id/tapalkuda/index.php/makrifat/article/view/7463