SEJARAH PEMIKIRAN BIDANG LEMBAGA KEPENDIDIKAN

  • David Ilham Yusuf Institut Agama Islam Negeri Jember

Abstract

Abstrak Lembaga pendidikan menurut pengertiannya adalah segala sesuatu yang dapat digunakan sebagai ‘tempat’ atau ‘wadah’ terjadinya proses belajar dalam arti proses perubahan dari sesuatu yang tidak atau kurang baik menjadi lebih baik. Pendidikan di masa klasik ini adalah semenjak adanya komunitas pendidikan dalam skala kecil, dengan identitas tradisi dan kepercayaan rakyat disitu. Seperti, pesantren dan padepokan. Lembaga-lembaga pendidikan masa klasik pra madrasah: 1. shuffah, 2. kuttab/ maktab, 3. halaqah,4. masjid, 5. khan, 6. ribath, 7. toko-toko buku dan perpustakaan, 8. rumah sakit, 9. badiah. Pendidikan kontemporer pada orde baru di Indonesia, yaitu: 1. tujuan pendidikan nasional berdasarkan pancasila, 2. pendidikan pancasila, 3. mutu dan relevansi pendidikan diarahkan pada usaha, 4. pendidikan tidak hanya dilakukan di sekolah namun juga dilakukan di keluarga dan masyarakat, 5. perluasan pendidikan dalam rangka untuk memperoleh didalam dan diluar sekolah, 6. pengembangan tenaga kependidikan, 7. pembagunan gedung-gedung sekolah, 8. pendidikan dan pengajaran bahasa indonesia, 9. pembinaan kepustakaan dan penerbitan, 10. pendidikan kejuruan dan keterampilan, 11. perguruan tinggi sungguh-sunggguh sebagai lembaga ilmiah, 12. pembinaan perguruan swasta, 13. pendidikan masyarakat diarahkan agar setiap anggota masyarakat sedini mungkin, 14. pendidikan jasmani dan olahraga. Key Words: Sejarah Pemikiran, Lembaga Kependidikan
Published
2015-04-01
How to Cite
Yusuf, D. I. (2015). SEJARAH PEMIKIRAN BIDANG LEMBAGA KEPENDIDIKAN. Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Keagamaan, 8(1), 19-27. Retrieved from https://ejournal.kopertais4.or.id/tapalkuda/index.php/qodiri/article/view/1573
Section
Articles