Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

KONSEP DIRI DALAM BERINTERAKSI SOSIAL REMAJA GAPURA KABUPATEN SUMENEP

  • Mukhlishi Mukhlishi STKIP PGRI Sumenep

Abstract

Abstrak: Keberadaan remaja merupakan komponen yang paling penting, dan sangatlah perlu untuk terus diperhatikan keberadaannya serta kebutuhan apa saja yang dibutuhkan oleh mereka, apalagi mengingat banyaknya ragam dan corak dari remaja yang menuntut seluruh lapisan masyarakat untuk berlaku proporsional dalam pembentukan konsep diri dalam berinteraksi sosial remaja dalam proses pembelajaran bermasyarakat. Keberhasilan pembentukan konsep diri tidak serta merta adalah fokus pada remaja, namun kaberadaan masyarakat dan lingkungan keberdaannya tidak dapat dinafikan dalam pembentukan konsep diri dalam berinteraksi sosial remaja. Urgensi konsep diri terhadap remaja merupakan salah satu strategi penting untuk mencapai keberhasilan pendidikan yang berkualitas sebab konsep diri dalam berintraksi sosial remaja akan memberikan respons penilaian seluruh stake holder pendidikan salah satunya bermasyarakat dengan terbentuknya konsep diri dalam kegiatan interaksi sosial tidak dapat terelakkan dalam pembentukan karakter yang baik dalam bermasyarakat. Kata Kunci: Konsep diri, Interkasi Sosial Remaja Abstract: The existence of adolescents is the most important component, and it is necessary to continuously aware of its existence as well as the needs of what is needed by them, especially considering the many kinds and styles of teenagers who demanded the whole society to act proportionately in the formation of self-concept in social interaction adolescents in the process learning community. The success of the formation of self-concept is not necessarily focused on adolescents, but kaberadaan society and the environment of its existence can not be denied in the formation of self-concept in adolescent social interaction. Urgency self concept of adolescents is one important strategy to achieve the success of quality education because the concept in berintraksi social teens will respond assessment of all stakeholders in education one community with the formation of self-concept in the activities of social interaction, unavoidable in the formation of good character in society.Keywords: Self-concept, social interaction Teens.

Author Biography

Mukhlishi Mukhlishi, STKIP PGRI Sumenep
STKIP PGRI Sumenep

References

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi, Manajemen Penelitian, (Jakarta: Rineka Cipta, 1993)

________________, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, (Jakarta: Rineka Cipta, 2002)

Team, Unsoed, Ukki, Perjalanan Menemukan Jati Diri. Diakses dari www.harokah.blogspot.com. Akses: 17 Januari 2015. 08.00.

Coles, Robert, Menumbuhkan Kecerdasan Moral Pada Anak, (Jakarta: PT SUN, 2003)

Gunarsa, Singgih, Psikologi Remaja, (Jakarta: Gunung Mulia, 1990)

Gunawan, Ary H., Sosiologi Pendidikan, (Jakarta: Renika Cipta, 2010)

Henslin, James M., Sosiologi dalam Pendekatan yang Membumi, (Jakarta: Erlangga, 2007)

Kuntjojo, Perkembangan Individu, (Kediri: Diktat, 2004)

Margono, S., Metodologi Penelitian Pendidikan, (Jakarta: PT Rineka Cipta, 2000)

Moleong, Lexy J., Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, cet. Ke-II, 2010)

Rahmat, Jalaluddin, Psikologi Komunikasi, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2000)

Sarwono, Sarlito W., Psikologi Remaja, (Jakarta: Rajawali Press, Cet. IVX, 2011)
Published
2016-06-01
How to Cite
Mukhlishi, Mukhlishi. KABILAH : Journal of Social Community 1, no. 1 (June 1, 2016): 53-71. Accessed August 19, 2019. http://ejournal.kopertais4.or.id/madura/index.php/kabilah/article/view/1710.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.