PERANG SALIB (1096-1291 M) ( Sejarah Peradaban Islam Dunia )

Jurnal Pendidikan Islam

  • Amarodin STAI Diponegoro Tulungagung

Abstrak

ABSTRAK

Perang Salib, dinamakan demikian karena simbol salib yang dikalungkan di leher, bukanlah perang untuk memperebutkan agama, melainkan untuk menguasai wilayah. Perang Salib memiliki dampak yang mendalam pada banyak aspek, termasuk politik, ekonomi, dan kehidupan sosial, beberapa di antaranya masih terasa hingga kini. Perang Salib, yang berlangsung dari tahun 1096 hingga 1291, terbagi menjadi tiga periode utama. Pada periode pertama, pasukan Tentara Salib merebut Yerusalem dan mendirikan kerajaan Latin, dengan menggunakan kekerasan terhadap penduduk Muslim. Periode kedua ditandai dengan upaya Muslim, yang dipimpin oleh Nuruddin bin Zanqi, untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai Tentara Salib. Pada periode ketiga, Tentara Salib, termasuk Frederick III dan Richard "Si Hati Singa", berfokus pada Mesir dan Palestina, tetapi berakhir dengan kekalahan mereka pada tahun 1291.

 

 

Kata Kunci: Perang Salib, Sejarah Peradaban Islam Dunia

Diterbitkan
2025-10-15