Relevansi Pendidikan Kritis Paulo Freire Dengan Pendidikan Islam

  • Muhammad Zamroji Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) At-Tahdzib Jombang

Abstract

Education represent process humanize human being which is plan and is continual. In Islam, education become system sub owning separate urgency in supporting intelectuality dimension and of spiritualitas Islam people. But reality that happened these days, frequently show education face which do not in line with principle of humanization. Education system which have there is and establish during the time can be pledged by as a "bank" (educational of concept banking) where student given by science to be thereof is later expected by an multiple result. Become protege is invesment obyek and source of deposit potential, teacher become active subyek, protege is malleable passive obyek.

As strategic step, education world have to reconstruct idea of education. One of them is Paulo Freire which intensively keen criticism to education reality, Freire is famous figure with critical education concept of him, he tread on at principle of humanization the which critical approach represent step early in developing critical natural existence in education as reference think objective and offer one of the method alternative and strategy conception study. By tread on at critical education paradigm, education expected can awaken critical natural existence, creative ability, freedom in apresiation, and critical awareness of educative participant. For that, pattern of paedagogi becoming especial patron used in course of learning to teach at education system during the time have to change with pattern education of more opening andragogi of opportunity to educative participant to participate actively is, critical, and creative in course of learning to teach.

Relate at concept education of Islam, basically education of Islam very is emphasizing of liberation and humanization as education orientation, and also place educative participant and educator both of the same as subjek in course of learning to teach. Because, Paradigm education of Islam base entire/all idea, target of, and education process at basis for sturdy belief in God and spiritualitas to Allah and of Rasul-Nya. Or equally education of Islam all vertical aspect (and spiritualitas) of horizontal (sosial) as education orientation. And one of the critical education idea that is creating situation learn democratic, and also create the condition of participant of education shall no longger embrace absolute understanding, normative, which is very kill to educative participant natural existence energy.

References

Ahmad, Nurwadjah. 2007. Tafsir Ayat-Ayat Pendidikan: Hati yang Selamat Hingga Kisah Luqman. Bandung: Marja.
Ahmad, Zulaichah. 2008. Perencanaan Pembelajaran PAI. Jember: MC Press, 2008.
Ahmadi, Abu. 2001. Ilmu Pendidikan. Jakarta: Renika Cipta.
Arief, Armai. 2002. Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam. Jakarta: Ciputat Pers.
Arif, Arifudin. 2008. Pengantar Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kultura.
Arifin. 2009. Ilmu Pendidikan Islam: tinjauan Teoritis dan Praktis Berdasarkan Pendekatan Interdisipliner. Jakarta: Bumi Aksara.
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik(Edisi Revisi VI), Jakarta: PT Rineka Cipta.
Assegaf, Abdurrachman. 2008. Pendidikan Islam Mazhab Kritis: Perbandingan Teori Pendidikan Timur dan Barat. Yogyakarta: Gama Media.
Azzed , Akhmad Muhaimin. 2011. Pendidikan yang Membebaskan. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Basri, Hasan. 2009. Filsafat Pendidikan Islam. Bandung: Pustaka Setia.
Basuki. 2 (April-Juni, 2006). “Mengkontruksi pendidikan kritis humanis dan populis tinjauan politik pendidikan Indonesia era globalisasi informasi”. Penelitian Pendidikan dan Keagamaan: 49-50.
Danim, Sudarwan. 2006. Agenda Pembaruan Sistem Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Darajat, Zakiah. 2008. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Darmaningtias. 2007. Pendidikan Rusak-Rusakan . Yogyakarta: LKiS.
Dawam, Ainurrofiq. 2003. Emoh Sekolah: Menolak Komersialisasi Pendidikan dan Kanibalisme Intelektual Menuju Pendidikan Multikultural. Yogyakarta: Inspeal Press.
Denis, Collins. 1999. Paulo Freire: Kehidupan, Karya dan Pemikirannya. terj. Henry Heyneardhi dan Anastasia P. Yogyakarta: Pustakan Pelajar.
Depag RI. 1986. Al- Qur’an dan Terjemahnya. Jakarta: PT. Intermasa.
Dhakiri, Muh Hanif . 2000. Paulo Freire Islam dan Pembebasan. Salatiga: Djambatan dan Pena.
Elmubarok, Zaim. 2008. Membuminkan Pendidikan Nilai: Mengumpulkan Yang Terserak Menyambung Yang Terputus dan Menyatukan Yang Tercerai. Bandung: Alfabeta.
Fakih, Mansour. 2010. Pendidikan Popular :Membangun Kesadaran Kritis. Yogyakarta: Insist, 2010.
_________. 2008. Runtuhnya Teori Pembangunan dan Globalisasi. Yogyakarta: Insist Press.
Freire, Paulo. 1998. Sekolah Kapitalisme yang Licik, terj, Mundi Rahayu. Yogyakarta: LkiS.
_________. 2003. Pendidikan Masyarakat Kota, terj. Agung Prihantoro. Jogjakarta: LkiS.
_________. 2007. Politik Pendidikan kebudayaan kekuasaaan dan Pembebasan. terj. Agung Prihantoro. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
_________. 2008. Pendidikan Kaum Tertindas, terj. F Danuwinata. Jakarta: LP3ES.
Humali, Tarsil 5 (Desember 2003). “Sekilas Pendidikan Transformatif Paulo Freire”Salam.
Idi, Abdullah. 2007. Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktik. Jogjakarta: Ar-Ruzz.
Ihsan, Hamdani dan Fuad Ihsan. 2001. Filsafat Pendidikan Islam: untuk Fakultas Tarbiyah komponen MKK. Bandung: Pustaka Setia.
Jalaluddin. 2003. Teologi Pendidikan. Jakarta: Rajawali Press.
Karim, Muhammad . 2009. Pendidikan Kritis Transformatif . Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Ma’arif, Syamsul. 2007. Revitalisasi Pendidikan Islam. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Marzuki. 2005. Metodologi Riset. Yogyakarta: Ekonisia.
Moleong, J. Lexy. 2005. Metodologi Penelitian kualitatif. Bandung: PT Rema Rosda Karya.
Mudzakir, dan Ahmad Syadali. 2004. Filsafat Umum. Bandung: Pustaka Setia.
Mudzakkir , Jusuf dan Abdul Mujib. 2006. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana Prenada Media.
Muhaimin. 2008. Paradigma Pendidikan Islam; Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muhammad AR. 2003. Pendidikan di Alaf Baru. Jogjakarta: PrimmaSophie.
Mukti, Nurani Soyo. 2008. Metode Pendidikan Marxis Sosialis. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Mulyasa. E. 2006. Menjadi Guru Profesional; Menciptakan Pembelajaran Kreatif, Menyenangkan. Bandung: Rosda.
Munir, Ahmad. 2008. Tafsir Tarbawi: Mengungkap Pesan al-Qur’an Tentang Pendidikan. Yogyakarta.
Naim, Ngainun. 2010. Rekontruksi Pendidikan Nasional Membangun Paradigma yang Mencerahkan. Yogyakarta: Teras.
Nata, Abudidin. 2005. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Gaya Media Pratama.
Partanto, Pius. 1994. Kamus Ilmiah Populer. Surabaya: Arkola.
Ramayulis. 2010. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia.
Rembangi, Musthofa. 2008. Pendidikan Transformatif: Pergulatan Kritis Merumuskan Pendidikan di Tengah Pusaran Arus Globalisasi. Yogyakarta: Teras.
Risakotta, Bernad Adeney. 01 (Januari-Februari, 2001). “Pendidikan kritis yang membebaskan”, BASIS.
Rohman, Arif. 2009. Memahami Pendidikan dan Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: LaksBang Mediatama.
Rosyada, Dede. 2004. Paradigama pendidikan Demokratis: Sebuah Model Pelibatan Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pendidikan. Jakarta: Prenada Media.
Rowman & Littlefield, “Tidak Ada Mengajar Tanpa Belajar”, Jurnal Ilmu Sosial Transformatif, 15, (2003).
Saebani, Beni Ahmad dan Hendra Akhdiyat. 2009. Ilmu Pendidikan Islam. Bandung: Pustaka Setia.
Sanaky, AH. Hujair. 2003. Paradigma Pendidikan Islam: Membangun Masyarakat Madani Indonesia. Yogyakarta: Safiria Insania Press.
Sardy, Martin. 1983. Kapita Selekta: Masalah-Masalah Filsafat. Bandung: Alumni.
Sekertariat Negara RI. Undang-Undang No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Setyowati, Immawati Dwi. “Pendidikan Humanistik” , Kismis, dalam Suara Kader Stain Purwokerto.
Shor, Ira & Paulo Freire. 2001. Menjadi Guru Merdeka, terj. Nashir Budiman. Yogyakarta: LkiS.
Smith, A. William. 2001. Conscientization: Tujuan Pendidikan Paulo Freire, terj. St. Sunardi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sudarwan, Danim. 2006. Agenda Pembaharuan Sistem Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Bandung: ALFABETA.
Suharto, Toto. 2006. Filsafat Pendidikan Islam. Jogjakarta: Ar-Ruzz.
Surakhmad, Winarno. 1998. Pengantar Penelitian Ilmiah Dasar Metode dan Teknik, Bandung: Tarsito.
Suwarno, Wiji. 2006. Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan. Jogjakarta: Ar-Ruzz.
al-Syaibany, Omar Muhammad al-Toumy. 1983. Falsafah Pendidikan Islam, terj. Hasan Langgulung. Jakarta: Bulan Bintang.
Tafsir ,Ahmad. 2007. Filsafat Umum: Akal dan Hati Sejak Thales Sampai Capra. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.
Tafsir, Ahmad. 1992. Ilmu Pendidikan dalam Prespektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Tholhah, Imam dan Ahmad Barizi. 2004. Membuka Jendela Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Tilaar, H.A.R. dan Rian Nugroho. 2009. Kebijakan Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Tim Pengembangan Ilmu Pendidikan FIP-UPI. 2007. Ilmu Dan Aplikasi Pendidikan Bagian IV: Pendidikan Lintas Bidang. Bandung: Imperial Bhakti Utama.
Tim Penyusun. 2010. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Jember: STAIN.
Tim Redaksi. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Baru. Jakarta: Pustaka Phoenix.
Uno, B. Hamzah 2009. Profesi Kependidikan. Jakarta : Bumi Aksara.
Yamin, Moh. 2009. Menggugat Pendidikan di Indonesia: Belajar dari Pauolo Freire dan Ki Hajar Dewantara. Yogyakarta: Ar-Ruz Media.
Zed, Mistika. 2004. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Published
2017-01-23
How to Cite
Zamroji, M. (2017). Relevansi Pendidikan Kritis Paulo Freire Dengan Pendidikan Islam. At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam Dan Muamalah, 4(1), 171-194. Retrieved from https://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tahdzib/article/view/2580
Section
Articles