ANALISIS HAK WARIS ISTRI AKIBAT MURTAD PERSPEKTIF HUKUM WARIS ISLAM DAN GENDER

  • Agus Hermanto Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Habib Ismail Institut Agama Islam Ma’arif NU (IAIM NU) Metro Lampung

Abstract

Perkawinan yang sering menimbulkan perdebatan adalah perkawinan beda agama. Dari perkawinan beda agama tersebut dipandang sebagai salah satu faktor penghambat dalam mendapatkan kewarisan dari orang tuanya.Rumusan masalah adalah apakah faktor dan dampak perkawinan beda agama pada suku Bali sehingga tidak mendapatkan hak waris dan bagaimanakah hak waris akibat perkawinan beda agama perspektif hukum Islam dan gender pada masyarakat suku Bali di Desa Mulyosari Kecamatan Pasir Sakti Lampung Timur. Serta bertujuan untuk mengetahui faktor dan dampak perkawinan beda agama pada suku Bali sehingga tidak mendapdan untuk mengetahui atkan hak waris hak waris akibat perkawinan beda agama perspektif hukum Islam dan gender pada masyarakat suku Bali di Desa Mulyosari Kecamatan Pasir Sakti Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (Field Risearch).. Sumber data pada penelitian ini yaitu sumber data primer dan sekunder. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Faktor dalam perkawinan beda agama yang terjadi Desa Mulyosari Kecamatan PasirSakti Lampung Timur yang mengakibatkan terhalangnya ahli waris untuk mendapatkan harta warisan. Akan tetapi terdapat solusi seorang ahli waris beda agama tersebut tetap memperoleh harta waris melalui wasiat wajibah. Wasiat wajibah merupakan solusi dalam hal pembagian waris kepada ahli waris beda agama dengan jumlah perolehannya tidak boleh melebihi 1/3 dari harta waris. Dari adanya solusi dalam masalah waris bagi non muslim menjadi prinsip keadilan dalam gender yang mengutamakan kerukunan keluarga, menjaga dan mempertahankan keutuhan keluarga dengan tetap saling menghargai dan menghormati.

References

Buku:
Al-Bigha, Mushafa Daib. Tadzhib: Kompilasi Hukum Islam Ala Madzhab Syafi’i. Jakarta: Al-Hidayah, 2008.
Ash Shiddieqy, Teuku Muhammad Hasbi. Fiqh Mawaris. Semarang: Pustaka Rizki Putra, 1999.
Cahyani, Tinuk Dwi. Hukum Waris Dalam Islam. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang, 2018.
Davies, Sharyn Graham. Keberagaman Gender di Indonesia. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2017.
Departemen Agama RI. Al-Qur’an dan Terjemahan. Bandung: CV. J-ART, 2004.
Depertemen Agama RI. al-Qur’an danTerjemahannya. Bandung: J-ART, 2004.
Djamaluddin, Ahdar. “Gender Dalam Perspektif Al-Qur’an.” Jurnal Al-Maiyyah Vol. 8, no. 1 (2015).
Fithriani, Ahda. “Penghalang Kewarisan dalam Pasal 173 Huruf (a) Kompilasi Hukum Islam.” Jurnal Ilmu Hukum Vol. 15, no. 2 (2015).
Gunawan, Imam. Metode Penelitian Kualitatif Teori & Praktik. Jakarta: Bumi Aksara, 2016.
Ikbal, Muhammad. “Hijab Dalam Kewarisan Perspektif al-Qur’an dan Hadits (Analisis Terhadap Perbedaan Fiqh as-Sunnah dan KHI).” Jurnal At-Tafkir Vol. XI, no. 1 (2018).
Ismail, Habib, Hasyim Asy’ari, dan Agus Setiawan. “Hak Waris Anak Laki-laki Tertua Dalam Hukum Adat Lampung Pepadun Perspektif Gender (Studi di Tegineneng Kabupaten Pesawaran).” Alhurriyah: Jurnal Hukum Islam (Alhurriyah Journal Of Islamic Law) 04, no. 01 (2019).
Jamilah, Fitrotin. “Penganiayaan Berat Sebagai Penghalang Kewarisan.” Jurnal Study Islam Panca Wahana Vol. 9, no. 1 (2014).
Kementerian Agama RI. Problematika Hukum Kewarisan Islam Kontemporer di Indonesia. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama RI, 2012.
Kompilasi Hukum Islam: (Hukum Perkawinan, Kewarisan, dan Perwakafan). Bandung: Nuansa Aulia, 2008.
Mahmud. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: CV Pustaka Setia, 2012.
Manurung, Eric. “Bagaimana Hak Waris Anak Tunggal yang Pindah Agama,” 2011. http://m.hukumonline.com/klinik/detail/ulasan/lt4de092ae860c2/bagaimana-hak-waris-anak-tunggal-yang-pindah-agama-.
Margono. Metode Penelitian Pendidikan. Cet. 6. Jakarta: PT Rineka Cipta, 2009.
Mughniyah, Muhammad Jawad. Fiqh Lima Mazhab. Cet. 28. Jakarta: Lentera, 3013.
Purwanto. “Hak Mewarisi Anak yang Lahir Dari Perkawinan Beda Agama.” Tesis, Universitas Diponegoro Semarang, 2008.
Rahman, Fatchur. Ilmu Waris. Bandung: PT Al-Ma’arif, 1971.
———. Ilmu Waris. Bandung: PT Al-Ma’arif, 1975.
———. Ilmu Waris. Bandung: PT Al-Ma’arif, t.t.
Rokhmansyah, Alfian. Pengantar Gender dan Feminisme: Pemahaman Awal Kritik Sastra Feminisme. Yogyakarta: Penertbit Garudhawaca, 2016.
Ruminiati. Sosio Antropologi Pendidikan: Suatu Kajian Multikultural. Malang: Gunung Samudera, 2016.
Saebani, Ahmad Beni. Fiqh Mawaris. Cet. 3. Bandung: CV Pustaka Setia, 2015.
Salma Suroyya Yuni Yanti, Mulyadi dan Yunanto. “Pembagian Harta Warisan Terhadap Ahli Waris Beda Agama Serta Akibat Hukumnya.” Diponegoro Law Journal Vol. 5, no. 3 (2016).
Shihab, M. Quraish. Membumikan AL-Qur’an: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kebudayaan Masyarakat. Cet. IV. Bandung: Mizan, t.t.
Suhairi. Fikih Mawaris. Yogyakarta: Idea Press, 2013.
Suhra, Safira. “Kesetaraan Gender Dalam Perspektif Al-Qur’an dan Implementasinya terhadap Hukum Islam.” Jurnal Al-Ulum Vol. 13, no. 2 (2013).
Suryati. Hukum Waris Islam. Yogyakarta: Andi, t.t.
Syahdan. “Pembagian Harta Warisan Dalam Tradisi Masyarakat Sasak: Studi Pada Masyarakat Jago Lombok Tengah.” PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol. 4, no. 2 (2016).
Tohari, Chamin. “Rekonstruksi Hukum Kewarisan Beda Agama Ditinjau Dari Al-Usul Al--Khamsah.” Jurnal Mazahib Vol. XVI, no. 1 (2017).
Umar, Nasaruddin. Bias Jender dalam Penafsiran Al-Qur’an”, dalam Pidato Pengukuhan Guru Besar. Jakarta: IAIN Syarif Hidayatullah, 2002.
———. Perspektif Jender dalam Al-Qur’an, Disertasi. Jakarta: Program Pascasarjana IAIN Syarif Hidayatullah, 2009.
Umum, Dian Khairul. Fiqih Mawaris. Cet. 2. Bandung: CV Pustaka Setia, 2006.
Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974. Yogyakarta: New Merah Putih, 2009.
Utaminingsih, Alifiulahtin. Gender dan Wanita Karis. Malang: UB Press, 2017.
Vela, Anggita. “Pembagian Waris Pada Masyarakat Jawa Ditinjau Dari Hukum Islam dan Dampaknya.” Jurnal As-Salam Vol. IV, no. 2 (2015).
Wawancara. Bapak Mahmud Selaku Tokoh Masyarakat di Desa Mulyosari Kecamatan Pasir Sakti Lampung Timur, t.t. Diakses 14 Maret 2020.
———. Bapak Suyono Selaku Tokoh Agama Di Desa Mulyosari Kecamatan Pasir Sakti Lampung Timur, t.t. Diakses 15 Maret 2020.
———. Ibu Nila Saputri Selaku Ahli Waris Di Desa Mulyosari Kecamatan Pasir Sakti Lampung Timur, t.t. Diakses 15 Maret 2020.
Yahya, Marzuqi. Panduan Fiqih Imam Syafi’i: Ringkasan Kitab Fatul Qarib Al-Mujib. Jakarta: Al-Maghfirah, 2012.
Zuhaili, Wahbah. Fiqih Imam Syafi’i: Mengupas Masalah Fiqhiyah Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadits 3. Jakarta: Almahira, 2010.
Jurnal:
Agustin, Fitri. “Kedudukan Anak dari Perkawinan Berbeda Agama Menurut Hukum Perkawinan Indonesia.” Jurnal Ajudikasi Vol. 2, no. 1 (2018): 43–54.
Ana Lela, Ken Ismi Rozana dan Shifa Khilwiyatul Muthi’ah. “Fikih Perkawinan Beda Agama Sebagai Upaya Harmonisasi Agama: Studi Perkawinan Beda Agama di Jember.” Jurnal Fikrah Vol. 4, no. 1 (2016).
Arif, Muhammad Rinaldi. “Pemberian Wasiat Wajiabh Terhadap Ahli Waris Beda Agama (Kajian Perbandingan Hukum Antara Hukum Islam dan Putusan Mahkamah Agung Nomor 368.K/AG/1995).” Jurnal De Lega Lata Vol. 2, no. 2 (2017).
Arifin, Zanal. “Perkawinan Beda Agama.” Jurnal Al- Insyiroh Vol. 2, no. 1 (2018).
Djamaluddin, Ahdar. “Gender Dalam Perspektif Al-Qur’an.” Jurnal Al-Maiyyah Vol. 8, no. 1 (2015).
Fikri dan Wahidin. “Konsepsi Hukum Waris Isam dan Hukum Waris Adat (Analisis Kontekstualisasi dalam Masyarakat Bugis).” Jurnal Al-Ahkam Vol. 1, no. 2 (2016).
Fithriani, Ahda. “Penghalang Kewarisan dalam Pasal 173 Huruf (a) Kompilasi Hukum Islam.” Jurnal Ilmu Hukum Vol. 15, no. 2 (2015).
Ikbal, Muhammad. “Hijab Dalam Kewarisan Perspektif al-Qur’an dan Hadits (Analisis Terhadap Perbedaan Fiqh as-Sunnah dan KHI).” Jurnal At-Tafkir Vol. XI, no. 1 (2018).
Ilyas. “Kedudukan Ahli Waris Non Muslim Terhadap Harta Warisan Pewaris Islam Ditinjau Dari Hukum Islam dan Kompilasi Hukum Islam.” Jurnal Kajian Ilmu Hukum Vol. 17, no. 1 (2015).
Jamilah, Fitrotin. “Penganiayaan Berat Sebagai Penghalang Kewarisan.” Jurnal Study Islam Panca Wahana Vol. 9, no. 1 (2014).
Kasmawati. “Gender Dalam Islam.” Jurnal Sipakalebbi’ Vol. 1, no. 1 (2013).
Maimun. “Pembagian Hak Waris Terhadap Ahli Waris Beda Agama Melalui Wasiat Wajibah dalam Perspektif Hukum Kewarisan Islam.” Jurnal Asas Vol. 9, no. 1 (2017).
Prawiro, Abdurrahman Misno Bambang. “Hukum Islam: Antara Statis dan Dinamis.” Jurnal Asy-Syir’ah Vol. 48, no. 2 (2014).
Salma Suroyya Yuni Yanti, Mulyadi dan Yunanto. “Pembagian Harta Warisan Terhadap Ahli Waris Beda Agama Serta Akibat Hukumnya.” Diponegoro Law Journal Vol. 5, no. 3 (2016).
Suhra, Safira. “Kesetaraan Gender Dalam Perspektif Al-Qur’an dan Implementasinya terhadap Hukum Islam.” Jurnal Al-Ulum Vol. 13, no. 2 (2013).
Sulistiani, Siska Lis. “Perbandingan Sumber Hukum Islam.” Jurnal Tahkim Vol. 1, no. 1 (2018): 102–16.
Syahdan. “Pembagian Harta Warisan Dalam Tradisi Masyarakat Sasak: Studi Pada Masyarakat Jago Lombok Tengah.” PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol. 4, no. 2 (2016).
Tohari, Chamin. “Rekonstruksi Hukum Kewarisan Beda Agama Ditinjau Dari Al-Usul Al--Khamsah.” Jurnal Mazahib Vol. XVI, no. 1 (2017).
Wahyuni, Sri. “Perkawinan Beda Agama di Indonesia dan Hak Asasi Manusia.” Jurnal In Right: Jurnal Agama dan Hak Azazi Manusia Vol. 1, no. 1 (2017).
Winarso, Widodo. “Membangun Kemamuan Berfikir Matematika Tingkat Tinggi Melalui Pendekatan Induktif, Deduktif dan Induktif-Deduktif dalam Pembelajaran Matematika.” Jurnal EduMa Vol. 3, no. 2 (2014).
Skripsi dan Tesis:
Purwanto. “Hak Mewarisi Anak yang Lahir Dari Perkawinan Beda Agama.” Tesis, Universitas Diponegoro Semarang, 2008.
Subki, Tajudin. “Perbedaan Agama Sebagai Penghalang Menerima Warisn Studi Komparasi Antara Hukum Waris Islam dan Hukum Waris Perdata BW.” Skripsi, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, 2017.
Udianto, Mas. “Penilaian Ekonomi Hutan Mangrove Muara Sekampung (Register) Sebagai Sumber Daya Pesisir Kecamatan Pasir Sakti Kabupaten Lampung TImur.” Tesis, Universitas Lampung, 2017.
Vela, Anggita. “Pembagian Waris Pada Masyarakat Jawa Ditinjau Dari Hukum Islam dan Dampaknya.” Jurnal As-Salam Vol. IV, no. 2 (2015).
Wahyuni, Eka Fitri. “Perkawinan Beda Agama Menurut Perspektif Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 Tentang Hukum Islam (KHI).” Skripsi, Universitas Lampung, 2018.
Website:
Manurung, Eric. “Bagaimana Hak Waris Anak Tunggal yang Pindah Agama,” 2011. http://m.hukumonline.com/klinik/detail/ulasan/lt4de092ae860c2/bagaimana-hak-waris-anak-tunggal-yang-pindah-agama-.
Published
2020-10-03
How to Cite
Hermanto, A., & Ismail, H. (2020, October 3). ANALISIS HAK WARIS ISTRI AKIBAT MURTAD PERSPEKTIF HUKUM WARIS ISLAM DAN GENDER. At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam Dan Muamalah, 8(1), 121-143. Retrieved from http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/tahdzib/article/view/3853
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.