Mengembangkan Kemandirian Belajar Siswa Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Wustha Al Fithrah Surabaya Menggunakan Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah

  • Syamsudin Syamsudin Sekolah Tinggi Agama Islam Al Fithrah Surabaya

Abstract

Strategi pembelajaran harus diarahkan untuk memfasilitasi pencapaian kompetensi yang telah dirancang dalam dokumen kurikulum agar setiap individu mampu menjadi pebelajar mandiri sepanjang hayat yang pada gilirannya mereka menjadi komponen penting untuk mewujudkan masyarakat belajar. Kemandirian belajar adalah kemauan siswa untuk melakukan kegiatan belajar yang bertumpu pada aktifitas dan tanggung jawab dengan didorong oleh kekuatan dari dalam diri sendiri dalam usaha mencapai tujuan yang dianggap bernilai dan bermanfaat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan 1) Keterlaksanaan pembelajaran; 2) respon siswa ; 3) Aktivitas siswa ; 4) Hasil belajar siswa; serta 5) Kemandirian belajar siswa. Penelitian ini dilakukan pada 35 siswa kelas VII PDF Wustha Al Fithrah Surabaya semester genap tahun ajaran 2016/2017 dengan rancangan One-Group Pre test and Post test Design. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif-kualitatif dengan hasil: 1) Keterlaksanaan sangat baik (skor rata-rata 3.69); 2) siswa merespon sangat positif (92.33%); 3) Aktivitas siswa bersifat student center; 4) Hasil belajar siswa meningkat (N-gain 0.74); 5) Kemandirian belajar siswa meningkat. Simpulan penelitian ini adalah kemandirian belajar siswa Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Wustha dapat dikembangkan secara efektif menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-09-27
How to Cite
Syamsudin, S. (2018, September 27). Mengembangkan Kemandirian Belajar Siswa Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Wustha Al Fithrah Surabaya Menggunakan Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah. TARBAWI, 7(1), 15-30. Retrieved from http://ejournal.kopertais4.or.id/susi/index.php/tarbawi/article/view/2974