Relevansi Konsep Pendidikan Sosial Anak Perspektif Abdullah Nasih Ulwan Dengan Tujuan Pendidikan Nasional

Authors

  • Sitti Atiyatul Mahfudoh IAI Al-Khiarat Pamekasan
  • Ulva Badi’ Rohmawati IAI Sunan Giri Bojonegoro

DOI:

https://doi.org/10.32806/jf.v12i02.4163

Keywords:

Pendidikan, Sosial, Anak, Abdullah Nasih Ulwan, Tujuan Pendidikan nasional

Abstract

Hidup bermasyarakat adalah sebuah keniscayaan. Namun seiiring dengan berkembangnya zaman yang semakin modern, diiringi dengan semakin berkembangnya teknologi serta dekadensi moral yang semakin memprihatinkan, maka menjadi tantangan juga bagi seorang pendidik untuk mengupayakan agar peserta didik tidak hanya berkualitas secara akal, tapi berkualitas juga secara sosialnya. Karna hidup bermasyarakat merupakan keniscayaan, maka menjadi tantangan juga bagi seorang pendidik agar bisa mempersiapkan peserta didiknya menjadi anggota masyarakat yang baik. Salah satu dari tujuan Pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik menjadi manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta mempunyai kemampuan untuk terjun ke tengah masyarakat dengan baik. Oleh karena itu Abdullah Nasih ulwan memberikan konsep Pendidikan sosial bagi anak yang beliau tulis dalam kitab Tarbiyah Al-Awlad Fi Al-Islam. Menurutnya, Pendidikan sosial adalah mendidik anak sejak dini dengan etika sosial yang baik dan menanamkan dasar-dasar jiwa yang luhur, yang bersumber dari akidah islam dan perasaan iman yang dalam. Memelihara dan mengutamakan hak-hak orang lain, mengamalkan tata krama atau ada sosial, menjaga dan menyelamatkan kehidupan sosial bermasyarakat. Dengan demikian si anak dapat hidup di masyarakat dengan pergaulan dan adab yang baik, pemikiran yang matang, dan bertindak secara bijaksana. Pemikiran Abdullah Nasih Ulwan ini sangat relevan jika dihubungkan dengan tujuan Pendidikan nasional.

References

Ahmadi, Abu dan Nur Uhbiyati. 2003. Ilmu Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Ahmadi, Abu. 1991. Sosiologi Pendidikan. Jakarta : Rineka Cipta.
Al-Ghalayaini, Musthafa. T.Th. ‘Izhah Al-Nasyi’in. Surabaya : Al-Hidayah.
Ali, Mohammad. 2009. Pendidikan Untuk Pembangunan Nasional. Bandung: Imperial Bhakti Utama.
Arifin, M. 2003. Ilmu Pendidikan Islam Tinjauan Teoritis Dan Praktis. Jakarta: Bumi Aksara.
Darajat, Zakiah. 2000. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Darajat, Zakiah.1991. Ilmu Jiwa Agama. Jakarta: Bulan Bintang.
Dewantara, Ki Hajar. 1992. Bagian Pertama Pendidikan. Yogyakarta: Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.
Hurlock, Elizabeth. 1991. Psikologi Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga.
Joesoef, Solaeman. 2004. Konsep Dasar Pendidikan Luar Sekolah. Jakarta : Bumi Aksara.
Kartono, Kartini. 1982. Psikologi Anak. Bandung: Alumni.
Lewis, Barbara A. 2004. Character Building Untuk Anak-Anak. Batam: Karisma Publishing.
Mahfudh, Sahal. 1994. Nuansa Fiqih Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Muhaimin,. 2001. Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Bandung: Rosdakarya.

Nurseno. 2004. Sosiologi. Solo: Tiga Serangkai Mandiri.
Putra, Nusa Dan Ninin Dwi Lestari. 2012. Penelitian Kualitatif PAUD. Jakarta : Raja Grafindo Persada.
Suyadi Dan Maulidya Ulfah. 2013. Konsep Dasar PAUD. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan Dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan. 1993. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Ulwan, Abdullah Nashih. T.Th. Tarbiyah Al-Aulad Fi Al-Islam, Juz I. Beirut: Darussalam.
Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Jakarta: Sinar Grafika, 2007)
Yahya, Yudrik. 2004. Wawasan Kependidikan. Jakarta: Depdiknas.
Zuhairini,dkk. 2004. Filsafat Pendidikan Islam.Jakarta: Bumi Aksara.

Downloads

Published

2020-12-30

How to Cite

Mahfudoh, S. A., & Rohmawati, U. B. (2020). Relevansi Konsep Pendidikan Sosial Anak Perspektif Abdullah Nasih Ulwan Dengan Tujuan Pendidikan Nasional. FIKROTUNA, 12(02). https://doi.org/10.32806/jf.v12i02.4163