REKONSTRUKSI PRINSIP-PRINSIP EKONOMI PERSPEKTIF AL-QURAN

  • Agus Toni Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama’ (STAINU) Madiun

Abstract

 Islam sebagai agama yang menjunjung tinggi asas kemanusian pada tarah sejahtera, menjadi agama logis untuk diejawantahkan nilai-nilai yang terkandung dalam perilaku kehidupan manusia sehari-hari. Al-quran sebagai kalam suci sekaligus menjadi pedoman umat islam penuh aakan syarat ajaran yang mensejajarkan prinsip kesuksesan hidup di dunia dan akhirat. Nilai yang terkandung dalam al-quran tidak bisa ditampik sebagai nilai kritik teori yang ditawarkan oleh kaum sekuler yang bersifat temporal dalam menghadapi pelbagai permasalahan. Sisi lain pada kandungan al-quran yaitu perhatiannya terhadap manusia dalam memaraktekkan kegiatan muamalah. Kegiatan yang menjadi landasan pemenuhan kebutuhan hajiyah, jinsiyah, tahsiniyah merefkesikan akan fungsi al-quran sebagai penjembatan kebutuhan ruhiyah dan jasmaniyah. Nilai-nilai yang juga merefleksikan perilaku nabi Muhamad saw, tersebut tercermin pada setiap aktifitas muamalah yang tidak hanya menekankan pada kebutuhan dunia yang bersifat meterialistik namun juga pemenuhan kebutuhan yang bersifat ukhrawi. Sifat-sifat yang menunjang untuk produktifitas aktivitas tersebut yaitu akidah (ketuhanan), sidik (jujur), adl wa tawazun (adil dan seimbang), itqan (profesional).

Kata Kunci: Al-Quran, Akidah, Sidik, Adl wa Tawazun, Itqan

Published
2020-12-21
How to Cite
Toni, A. (2020). REKONSTRUKSI PRINSIP-PRINSIP EKONOMI PERSPEKTIF AL-QURAN. El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama, 8(2), 137-152. Retrieved from http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/washatiya/article/view/4230
Section
Articles