PEMBINAAN KEROHANIAN ISLAM KEPADA TAHANAN DAN NARAPIDANA DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS II B PONOROGO

  • M. Suyudi Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo
  • Davit Prasetyo Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Abstract

 

 Pembinaan rohani Islam dapat menyadarkan dan menumbuhkan semangat hidup untuk menjadi manusia yang baik serta untuk bermuhasabah kepada Allah SWT. ada beberapa tahanan dan narapidana Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Ponorogo yang merasakan cemas, gelisah, dan menderita maka untuk mengatasi hal ini mutlak di berikan pembinaan kerohanian Islam. Hasil dari pembinaan kerohanian Islam ini akan membentuk jiwa yang lebih religius.Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi dan metode deskriptifAdapun rumusan masalah yang ingin dikaji adalah: 1. Bagaimana bentuk kegiatan pembinaan kerohanian Islam di rumah tahanan Ponorogo ? 2. Bagaimana sikap narapidana dalam mengikuti pembinaan kerohanian Islam di rumah tahanan Ponorogo ? 3. Apakah hasil kegiatan kerohanian Islam terhadap perubahan perilaku narapidana ? Kesimpulan: 1) Bentuk kegiatan pembinaan kerohanian Islam meliputi: Pembelajaran al-Qur’an, Pengajian, Praktek shalat atau bimbingan sholat wajib dan sunnah dan Istighosah atau doa bersama. 2) Sikap tahanan dan narapidana dalam mengikuti pembinaan kerohanian Islam ada tahanan yang peduli dengan sekitarnya. 3) Hasil pembinaan kerohanian Islam terhadap perubahan perilaku tahanan dan narapidana di Rumah Tahanan Negara Kelas II B Ponorogo banyak yang mendapat hidayah, banyak hikmah, sadar diri, tidak mengulangi kesalahan.

Kata Kunci: Pembinaan, Kerohanian Islam Hidup

Published
2020-12-21
How to Cite
Suyudi, M., & Prasetyo, D. (2020). PEMBINAAN KEROHANIAN ISLAM KEPADA TAHANAN DAN NARAPIDANA DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS II B PONOROGO. El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama, 8(2), 231-248. Retrieved from http://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/washatiya/article/view/4236
Section
Articles