Strategi Inovatif Revitalisasi Diba' di Desa Karangsuko Pagelaran Sebagai Penguatan Spiritualitas dan Solidaritas Fatayat
Kata Kunci:
Diba’, Fatayat, revitalisasi, spiritualitas, solidaritasAbstrak
This study analyzes innovative strategies for revitalizing the Diba’ tradition among Fatayat NU members in Karangsuko Village as a medium for enhancing spirituality and social solidarity. Using descriptive qualitative methods through observation, in-depth interviews with 15 members, and three months of documentation, the research finds that innovations such as interactive Diba’, artistic collaboration, vocal training, public speaking sessions, and digital content creation increase participation by up to 65%. Revitalized Diba’ activities strengthen religious practice, enhance understanding of Islamic teachings, and reinforce community cohesion. This study concludes that innovative revitalization of Diba’ effectively strengthens collective spirituality and the social solidarity of young NU women. Tradisi lokal keagamaan, seperti praktik Diba', membutuhkan upaya adaptif untuk tetap relevan di tengah arus modernisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses revitalisasi tradisi Diba' di Desa Karangsuko, Pagelaran, dan dampaknya sebagai media penguatan spiritualitas serta solidaritas masyarakat setempat. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi kegiatan partisipatif di Desa Karangsuko. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa revitalisasi yang efektif mencakup inovasi dalam metode penyampaian dan pelibatan generasi muda, yang berhasil meningkatkan kembali antusiasme partisipasi masyarakat. Kegiatan kolektif Diba' ini terbukti berfungsi optimal sebagai ruang komunal untuk memupuk nilai-nilai spiritual keagamaan dan sekaligus mempererat ikatan sosial atau solidaritas antar warga. Studi ini menyimpulkan bahwa tradisi Diba' yang terawat dan direvitalisasi secara kontekstual memiliki peran krusial dalam menjaga kohesi sosial dan memperkaya kehidupan spiritual komunitas lokal.##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Al-Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan (ISSN : 2549-9157xx) dan (EISSN: 2579-3543xx) diterbitkan oleh Lembaga Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) STID Raudlatul Iman (STIDAR) Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Raudlatul Iman Sumenep Madura. Jurnal ini memuat kajian-kajian keislaman yang meliputi Kajian Dakwah, Interaksi sosial. Terbit dua kali setahun, yaitu bulan Maret dan september



