DIASPORA MUSLIM ROHINGYA DI INDONESIA: Minoritas, Militansi dan Pencarian Identitas

  • Arik Dwijayanto
  • Khoirul Fathoni
  • Yusmicha Ulya Afif

Abstract

Identitas merupakan salah satu masalah utama dari Muslim Rohingya dalam menghadapi diskriminasi sosial dan kekerasan di Myanmar. Sebagian besar dari mereka tidak diakui sebagai warga negara meskipun mereka telah menetap di Myanmar selama beberapa generasi. Hal ini mendorong mereka menyeberang ke negara-negara Asia Tenggara, khususnya di Indonesia dan Malaysia sebagai tujuan negara-negara yang mayoritas Muslim. Di sisi lain krisis Rohingya telah memicu gerakan baru atas nama "jihad" oleh kelompok-kelompok Muslim militan. Tulisan ini membahas isu-isu krusial dari krisis Rohingya di Myanmar dan dampaknya di negara-negara lain khususnya di Indonesia. Pertama, tulisan ini akan menyajikan berbagai bukti sejarah  kehadiran Rohingya di Myanmar sejak kemerdekaan kerajaan Arakan. Bukti-bukti ini menyaksikan bahwa Rohingya merupakan salah satu kelompok masyarakat adat di Arakan serta bagian dari negara-bangsa di Myanmar. Meskipun ada tekanan dari komunitas internasional, pemerintah Myanmar berulang kali menyangkal identitas Rohingya sebagai bagian dari identitas nasional Myanmar. Krisis Rohingya yang muncul sejak akhir abad ke-18 telah bergeser pada isu etnis dan agama. Tulisan ini menunjukkan fakta bahwa setelah penjajahan di Arakan, Rohingya menjadi kelompok minoritas dalam hal agama dan etnis. Kedua, artikel ini mendeskripsikan tentang konsep identitas Rohingya dalam hal agama dan etnis serta bagaimana identitas tersebut dikonstruksi di Myanmar. Terakhir, tulisan ini mengeksplorasi berbagai penyebab krisis Rohingya yang telah memicu munculnya gerakan baru atas nama "jihad" oleh kelompok-kelompok Muslim militan khususnya di Indonesia.

Published
2020-03-24
How to Cite
Dwijayanto, A., Fathoni, K., & Afif, Y. U. (2020). DIASPORA MUSLIM ROHINGYA DI INDONESIA: Minoritas, Militansi dan Pencarian Identitas. El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama, 7(2), 245-263. https://doi.org/10.35888/el-wasathiya.v7i2.3834
Section
Articles