Strata Sosial Dalam Weda Dan Al-Qur’an Kajian Intertekstualitas Julia Kristeva Dan Etika Global Hans Küng
Abstract
Pembahasan struktur sosial dalam Weda dan Al-Qur'an sering terjebak pada narasi hierarki dan kasta yang kaku. Penelitian ini menawarkan pembacaan ulang dengan membandingkan konsep strata dalam kedua kitab suci melalui pendekatan dua lapis: intertekstualitas Julia Kristeva dan etika global Hans Küng. Analisis intertekstual mengungkap adanya struktur paralel, di mana Weda dan Al-Qur'an sama-sama menyajikan model stratifikasi fungsional yang tidak bersifat turunan, melainkan berbasis pada partisipasi aktif individu dalam nilai-nilai spiritual, seperti yajña dalam tradisi Veda, serta takwa dan ilmu dalam Islam. Selanjutnya, evaluasi menggunakan etika global Hans Küng menunjukkan bahwa prinsip partisipasi ini secara inheren bersifat positif, namun harus diinterpretasikan dalam kerangka nilai yang terbuka agar tidak menjadi eksklusif dan melanggar prinsip kesetaraan manusia. Temuan ini menegaskan bahwa kitab suci, ketika dibaca melalui lensa etis dan intertekstual, dapat berfungsi sebagai landasan bagi inklusi sosial. Penelitian ini berkontribusi dengan menunjukkan sebuah metode komparatif baru untuk menemukan nilai-nilai etis universal yang dapat menjembatani dialog antaragama.
Copyright (c) 2025 El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Persyaratan yang harus dipenuhi oleh penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak naskah publikasi pertama bersamaan dengan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Attribution yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pernyataan kepenulisan pekerjaan dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat masuk ke dalam penyusunan kontrak tambahan terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi kaya isu jurnal (misalnya: posting ke sebuah repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis diperbolehkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta kutipan sebelumnya dan lebih parah dari karya yang diterbitkan. (lihat Pengaruh Open Access ).
Karya ini dilisensikan di bawah CC BY-SA









