Bukan Sekadar Logo: Mengurai Kepercayaan Konsumen dan Persepsi Risiko terhadap Produk Halal Self-Declare pada Usaha Mikro.
Abstract
Abstrack
Implementasi kebijakan sertifikasi halal Self-Declare mengubah mekanisme jaminan produk dari berbasis verifikasi saintifik menjadi berbasis kepercayaan sosial, yang berpotensi memicu persepsi risiko pada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program Self-Declare ditinjau dari perspektif psikologi konsumen, khususnya terkait bagaimana konsumen memitigasi risiko dan mengonstruksi kepercayaan terhadap produk tanpa audit laboratorium. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap konsumen muslim urban dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkap tiga temuan utama: (1) adanya fenomena Halal Agnosticism, di mana konsumen mengabaikan detail mekanisme verifikasi; (2) terjadinya substitusi kepercayaan dari sistem legal ke kredibilitas personal penjual (trust substitution); dan (3) penggunaan mekanisme koping teologis (transfer of responsibility) untuk mereduksi ketakutan akan dosa. Studi ini menyimpulkan bahwa penerimaan pasar terhadap produk Self-Declare bersifat rapuh karena tidak didasarkan pada kepastian sistem negara, melainkan pada permisivitas sosial dan keyakinan spiritual. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan pasca-pasar (post-market surveillance) untuk menjamin legitimasi substantif produk.
Kata Kunci: Sertifikasi Halal, Self-Declare, Kepercayaan Konsumen, Persepsi Risiko, UMKM.
Copyright (c) 2026 El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Persyaratan yang harus dipenuhi oleh penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak naskah publikasi pertama bersamaan dengan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Attribution yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pernyataan kepenulisan pekerjaan dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat masuk ke dalam penyusunan kontrak tambahan terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi kaya isu jurnal (misalnya: posting ke sebuah repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis diperbolehkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta kutipan sebelumnya dan lebih parah dari karya yang diterbitkan. (lihat Pengaruh Open Access ).
Karya ini dilisensikan di bawah CC BY-SA









