Konsep Kompetensi Guru Perspektif Al-Qur’an (Kajian Surat Al-Qalam Ayat 1 – 4)

  • M. Ma'ruf Sekolah tinggi Ilmu Tarbiyah Persatuan Guru Republik Indonesia Pasuruan, Indonesia
Keywords: Kompetensi guru, al-Qur’an

Abstract

Guru adalah orang yang berwewenang dan bertanggung jawab atas pendidikan muridnya. Ini berarti guru harus memiliki dasar-dasar kompetensi sebagai wewenang dan kemampuan dalam menjalankan tugasnya.Oleh karena itu kompetensi harus mutlak dimiliki guru sebagai kemampuan, kecakapan dan ketrampilan mengelola pendidikan. Dalam al-Qur’an Allah SWT akan meninggikan orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan (ulama’/Guru)  beberapa derajat. Sehingga, guru mempunyai fungsi dan peran yang sangat strategis dalam pembangunan di bidang pendidikan, dan oleh karena itu perlu dikembangkan sebagai profesi yang bermartabat. Maka para guru dan calon guru harus dapat mengembangkan potensi, sehingga dapat menjadi guru yang berkompeten sesuai yang telah diajarkan dalam kitab suci al-Qur’an. Diantara kompetensi guru dalam surah al-Qalam ayat 1-4 yaitu; (1) Menguasai dan memanfaatkan teknologi informasidan komunikasi untuk pengembangan diri maupun kepentingan pembelajaran, (2) Harus memiliki kualitas kesabaran, rasa percaya diri, berani, semangat, sungguh-sungguh dan pantang menyerah dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendidik, (3) Bertanggung jawab secara penuh serta memiliki etos kerja yang tinggi dengan tugasnya sebagai pendidik, (4) Memiliki kepribadian seperti yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

References

Abuddin Nata. Filsafat Pendidikan Islam, (Jakarta: Gaya Media Pratama, 2005)
Ahmad Mustafa Al-Maragi, Tafsir Al-Maragi, Terj. Bahrun Abubakar. Lc, Cet. Ke-2. (Semarang: PT. Karya Toha Putra, 1993).
Ahmad, Nurwadjah E.Q., Tafsir Ayat-ayat Pendidikan, (Bandung : MARJA, 2007).
Al-Alusi, Ruh al-Ma’ani Jilid 15, (Libanon : Dar al-Kutub al-Ilmiah, 1971).
Al-Jaza’iri, Abi Bakar Jabir, Aisaru at-Tafasir Jilid V, ( Madinah : al-Ulum Wa al-Hikam, 2003).
Al-Qurtubi, al-Jami’ Li Ahkami al-Qur’an Juz 14, (Libanon: Dar al-Fikr, 1967)
Ar-Razi, at-Tafsir al-Kabir Jilid 15, (Libanon : Dar al-Kutub al-Ilmiah, t.t)
As-Shabuni, Muhammad Ali, Shafwat at-Tafasir Juz 3, (Libanon : Dar al-Fikr, 2001 )
HAMKA, Tafsir al- Azhar Juz 29, (Jakarta : Pustaka Panjimas, 2002)
Ibnu Katsir, Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1-7. (Bogor: Pustaka Imam Syafi’i , 2003)
Shihab, M. Quraish. Tafsir al-Misbah Vol. 14, (Jakarta: LenteraHati.2007).
Nanang Gojali, Manusia, Pendidikan dan Sains, (Jakarta: RinekaCipta, 2004).
Sardiman A.M., Interaksi dan Motifasi Belajar Mengajar, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. 2001).
Sayyid Quthub, Tafsir Fi Zhilalil Quran Jilid II, (Jakarta : Gema Insani, 2004).
Tim Redaksi Sinar Grafika. 2009.Undang-undang Guru dan Dosen (UU RI No, 14 Tahun 2005). Jakarta: Sinar Grafika.
Usman, Moh. Uzer, Menjadi Guru Profesional, (Bandung : Remaja Rosdakarya, 2009)
Widya Suhartini, Al-Qur’an Dan Ayat-Ayat. (Jakarta: Referensi, 2012).
Published
2017-12-15
How to Cite
Ma’ruf, M. (2017). Konsep Kompetensi Guru Perspektif Al-Qur’an (Kajian Surat Al-Qalam Ayat 1 – 4). Al-Makrifat: Jurnal Kajian Islam, 2(1), 116-133. Retrieved from https://ejournal.kopertais4.or.id/tapalkuda/index.php/makrifat/article/view/3029
Section
Articles