Penyuluhan Hukum Hak Kesehatan Reproduksi Perempuan Di Pondok Pesantren Nazhatut Thullab Prajjan Camplong Sampang
Keywords:
Hak Kesehatan Reproduksi, Pondok Pesantren, Perkawinan Sekerabat, Perlindungan Hukum, Analisis Gender.Abstract
The community service activity in the form of Legal Counseling on Women's Reproductive Health Rights at the Nazhatut Thullab Islamic Boarding School in Prajjan Camplong Sampang aims to foster legal awareness regarding women's reproductive health in Islamic boarding schools in particular and society in general. This activity also aims to provide knowledge on law and health within community social activities and to ensure the implementation of religious, legal, health, educational, economic, social, and cultural activities to improve community welfare. Women's reproductive health rights are defined as the authority to determine, obtain, or refuse health conditions covering physical, psychological, and social aspects related to the reproductive system, function, and processes. These rights are guaranteed in various national regulations such as Law Number 17 of 2023 concerning Health, Law Number 39 of 1999 concerning Human Rights, Law Number 23 of 2004 concerning the Elimination of Domestic Violence, as well as international instruments such as CEDAW and the 1994 Cairo ICPD. However, in socio-cultural practices, especially within the Madurese Islamic boarding school environment, the fulfillment of women's reproductive health rights remains neglectedReferences
Athahirah, Astika Ummy, and Nurliah Nurdin. “Hak Asasi Manusia (HAM), Gender Dan Demokrasi: Sebuah Tinjauan Teoritis Dan Praktis.” CV. Sketsa Media, 2022.
Hardianti, Andi, Ulfa Diya Atiqa, Ismi Irfiyanti Fachruddin, Sakinah Amir, and others. Kesehatan Reproduksi. Penerbit NEM, 2025.
Harfi, Ni’mah Fikriyah. “Urgensi Nikah Endogami Di Kalangan Pesantren Perspektif Pengasuh Pondok Pesantren Di Malang Raya.” Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, 2018.
Hidayah, Nur. Perempuan, Agama, Dan Kebebasan. Penerbit Kbm Indoneisa, 2024.
Jannah, Hasanatul. Ulama Perempuan Madura: Otoritas Dan Relasi Gender. IRCiSoD, 2020.
Khaeriyah, Umamatul, Ibi Satibi, Muhammad Irfai Muslim, and others. “Transformasi Pendidikan Pesantren Berbasis Gender Justice Dan Non-Violence Studi Kasus Di Pondok Pesantren Tunas Cendekia Cirebon Indonesia.” Manhaj: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 2026, 55–74.
Luhulima, Achie Sudiarti. CEDAW: Menegakkan Hak Asasi Perempuan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2014.
———. “Hak Perempuan Dalam Konstitusi Indonesia.” Yayasan Obor Indonesia, 2006.
Marhumah, Ema. Konstruksi Sosial Gender Di Pesantren; Studi Kuasa Kiai Atas Wacana Perempuan. Lkis Pelangi Aksara, 2011.
Nawawi, M Anwar, M Ag SHI, Habib Shulton Asnawi, S H Shi, and others. “Hegemoni Patriarkhisme: Hak Keadilan Perempuan Dalam Undang-Undang Perkawinan Di Indonesia.” The Journal Publishing, 2022.
Ramadhan, Mohammad Gilang. “Pengaruh Meaningful Inclusivity Youth Participation Terhadap Hak Kesehatan Seksual Dan Reproduksi Pada Santri Di Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Jogoroto Jombang.” ITSKes Insan Cendikia Medika Jombang, 2024.
RI, D P K. “Metodologi Pengabdian Masyarakat.” Jakarta: Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal~…, 2022.
Siahaan, Yuniarta Lasriado, and Muh Jufri Ahmad. “Analisis Perlindungan Hak Narapidana Perempuan Di Lembaga Pemasyarakatan Dari Perspektif Ham.” COURT REVIEW: Jurnal Penelitian Hukum (e-ISSN: 2776-1916) 5, no. 06 (2025): 137–53.
Suhara, Ir Ade, M M St, and others. Metode Pengabdian Kepada Masyarakat Teori Dan Praktik. Penerbit Widina, 2025.