TIPOLOGI KEKAFIRAN DALAM PEMIKIRAN FAZLUR RAHMAN DAN RELEVANSINYA TERHADAP KONTEKS KEBERAGAMAAN KONTEMPORER
Abstract
Penelitian ini membahas tipologi kekafiran dalam pemikiran Fazlur Rahman dan relevansinya terhadap konteks keberagamaan kontemporer, dengan latar belakang munculnya praktik eksklusivisme dan intoleransi dalam masyarakat modern yang sering memanfaatkan istilah “kafir” secara sempit. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis konten terhadap karya-karya Fazlur Rahman, khususnya terkait konsep kekafiran dan penerapan metode double movement dalam penafsiran Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rahman memahami kekafiran bukan sekadar sebagai penolakan teologis, tetapi sebagai pengingkaran terhadap nilai-nilai moral dan etika universal, yang dapat dikategorikan sebagai kekafiran moral, struktural, dan intelektual. Penerapan metode double movement memungkinkan reinterpretasi ayat Al-Qur’an secara kontekstual, sehingga kekafiran dipahami sebagai refleksi etis atas perilaku manusia, bukan label identitas agama. Pemikiran Rahman relevan dalam membangun sikap inklusif, toleran, dan humanistik di masyarakat plural, sekaligus mendorong pendidikan dan praktik keberagamaan yang menekankan keadilan, kemanusiaan, dan solidaritas sosial.
Copyright (c) 2025 El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Persyaratan yang harus dipenuhi oleh penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak naskah publikasi pertama bersamaan dengan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Attribution yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pernyataan kepenulisan pekerjaan dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat masuk ke dalam penyusunan kontrak tambahan terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi kaya isu jurnal (misalnya: posting ke sebuah repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis diperbolehkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta kutipan sebelumnya dan lebih parah dari karya yang diterbitkan. (lihat Pengaruh Open Access ).
Karya ini dilisensikan di bawah CC BY-SA









