Humanisme Reborn: Membangun Resiliensi dan Afeksi Peserta didik Melalui Kurikulum Cinta Berbasis Hierarki Kebutuhan Maslow

  • Iin Supriyanti Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo
  • Konik Naimah Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Madiun

Abstract

Penelitian akan mengkaji bagaimana kurikulum tersebut diterjemahkan dari teori Hierarki Maslow ke dalam praktik pendidikan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas Kurikulum Cinta, yang diinterpretasikan sebagai model Humanisme Reborn, dalam meningkatkan resiliensi dan afeksi peserta didik dengan mendasarkannya pada kerangka Hierarki Kebutuhan Abraham Maslow. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada peserta didik di tingkat pendidikan dasar. Lokasi penelitian di MI Mambaul Huda Walisongo Ngabar Ponorogo. Implementasi Kurikulum Cinta difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar (Fisiologis dan Rasa Aman) hingga kebutuhan psikologis (Cinta, Penghargaan, dan Aktualisasi Diri). Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru dan peserta didik, serta analisis dokumen kurikulum selama satu semester. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Cinta berhasil menciptakan lingkungan yang suportif. Pemenuhan kebutuhan rasa aman dan memiliki secara signifikan berkorelasi dengan peningkatan kualitas interaksi sosial peserta didik. Secara kuantitatif, terdapat indikasi peningkatan afeksi (empati dan kolaborasi) yang terukur melalui interaksi kelas, dan peningkatan resiliensi yang teramati dari kemampuan peserta didik menghadapi kegagalan dan menyelesaikan masalah tanpa putus asa. Dapat disimpulkan bahwa Kurikulum Cinta berbasis Hierarki Maslow merupakan model Humanisme Reborn yang efektif dalam membentuk individu yang tangguh dan penuh kasih. Model ini tidak hanya berkontribusi pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk kepribadian seutuhnya, yang merupakan prasyarat krusial bagi terwujudnya tujuan pendidikan untuk kemanusiaan dan keberlanjutan. Penelitian ini merekomendasikan adopsi kerangka humanistik holistik ini dalam reformasi kurikulum nasional.

Published
2025-12-30
How to Cite
Iin Supriyanti, & Konik Naimah. (2025). Humanisme Reborn: Membangun Resiliensi dan Afeksi Peserta didik Melalui Kurikulum Cinta Berbasis Hierarki Kebutuhan Maslow. El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama, 13(2), 68-85. https://doi.org/10.35888/el-wasathiya.v13i2.6457
Section
Articles