Adaptasi Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Integrasi Nilai Toleransi melalui Pembelajaran Digital di SDN Bendogerit 1 Kota Blitar
Abstrak
Kajian ini membahas adaptasi strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengintegrasikan nilai toleransi melalui pembelajaran digital di SDN Bendogerit 1 Kota Blitar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dengan memanfaatkan berbagai media digital, seperti video interaktif, kuis daring, tugas reflektif, dan studi kasus kontekstual. Pembelajaran digital tidak hanya digunakan sebagai sarana penyampaian materi keagamaan, tetapi juga sebagai media internalisasi nilai toleransi melalui proses dialog, refleksi, dan pembiasaan sikap saling menghargai. Strategi adaptif tersebut mampu meminimalkan keterbatasan pembelajaran digital sekaligus menjaga penguatan aspek afektif dan pembentukan karakter peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran PAI berbasis digital yang dirancang secara pedagogis dan humanis terbukti efektif dalam menanamkan nilai toleransi pada peserta didik sekolah dasar
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##Persyaratan yang harus dipenuhi oleh penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak naskah publikasi pertama bersamaan dengan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Attribution yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pernyataan kepenulisan pekerjaan dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat masuk ke dalam penyusunan kontrak tambahan terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi kaya isu jurnal (misalnya: posting ke sebuah repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis diperbolehkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta kutipan sebelumnya dan lebih parah dari karya yang diterbitkan. (lihat Pengaruh Open Access ).
Karya ini dilisensikan di bawah CC BY-SA









