PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK MELALUI PEMBIASAAN SHOLAT DHUHA DI SEKOLAH
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembiasaan sholat dhuha di TK Dharma Wanita Sareng 2 dan menganalisis kontribusinya terhadap penguatan karakter religius anak usia dini. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan penelitian lapangan. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas, guru pendamping mengaji, dan peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan sholat dhuha dilaksanakan secara konsisten dan terstruktur, dengan guru sebagai teladan religius dan strategi pembiasaan bertahap sesuai kemampuan anak. Anak-anak menunjukkan peningkatan kedisiplinan, ketenangan, kepatuhan, serta internalisasi nilai religius. Pembiasaan ini juga menumbuhkan perilaku sosial positif, seperti kerja sama dan saling mengingatkan teman. Faktor pendukung meliputi konsistensi program, keteladanan guru, dan lingkungan kondusif, sedangkan hambatan terkait perbedaan kemampuan fokus dan keterbatasan waktu.
Temuan ini menegaskan efektivitas pembiasaan sholat dhuha sebagai media pembelajaran karakter religius dan disiplin anak usia dini.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##Persyaratan yang harus dipenuhi oleh penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak naskah publikasi pertama bersamaan dengan berlisensi di bawah Lisensi Creative Commons Attribution yang memungkinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan pernyataan kepenulisan pekerjaan dan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis dapat masuk ke dalam penyusunan kontrak tambahan terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi kaya isu jurnal (misalnya: posting ke sebuah repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal di jurnal ini.
-
Penulis diperbolehkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta kutipan sebelumnya dan lebih parah dari karya yang diterbitkan. (lihat Pengaruh Open Access ).
Karya ini dilisensikan di bawah CC BY-SA









